Simulasi Tahap Kedua Penggunaan Ambulans Apung Digelar di Pangkep

    0
    83

    TROTOAR.ID, PANGKEP – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan Dinas Kesehatan Kabupaten Pangkep bekerja sama dengan United States Agency for Internasional Development (USAID) menjalin dan menggelar simulasi lenggunaan ambulans apung tahap kedua di Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, Kamis, 23 Januari 2020 pagi.

    Ambulans apung sendiri merupakan salah satu upaya dalam rangka penguatan Program Prioritas Gubernur-Wakil Gubernur Sulawesi Selatan untuk meningkatkan akses layanan kesehatan bagi masyarakat di kepulauan.

    Di sela kegiatan yang mengusung tema “Kolaborasi Lintas Sektor Untuk Peningkatan Akses Layanan Kesehatan Bagi Kelompok Masyarakat Kepulauan di Sulawesi Selatan Melalui Ambulans Apung” tersebut, Wakil Bupati Pangkep, Syahban Sammana mengatakan, bahwa kegiatan tersebut merupakan penghormatan sekaligus penghargaan bagi daerah yang mendapatkan bantuan ambulans apung.

    Baca Juga  2020 Bulukumba Diganjar Bantuan Rp 50 Miliar dan 4 Bus dari Pemprov Sulsel

    “Mudah-mudahan dengan adanya bantuan ini semakin menambah motivasi kita dan sekaligus akses lintas yang selama ini menjadi kendala kita dapat dipenuhi, sehingga layanan kesehatan semakin meningkat,” kata Syahban Sammana.

    Senada dengan yang dikatakan Syahban Sammana, Asisten I Provinsi Sulawesi Selatan yang mewakili Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Aslam Patonangi menerangkan bahwa Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan sangat memahami kompleksitas yang dihadapi Pemerintah Kabupaten Pangkep dalam melayani kebutuhan dasar masyarakat di kepulauan, khususnya terkait pelayanan dasar kesehatan.

    Baca Juga  Pekan Panutan SPT Tahunan, Bupati Ingin ASN Jadi Panutan Masyarakat

    “Pemberian bantuan ini sejalan dengan apa yang disampaikan oleh bapak Wakil Bupati tadi adalah untuk meningkatkan aksesibilitas masyarakat kita yang ada di kepulauan dan juga upaya bersama untuk meningkatkan mutu pelayanan kesehatan. Kita berharap kegiatan ini bisa menjadi starting point bagi semua stakeholder untuk ikut ambil bagian dan ambulans ini bisa digunakan juga untuk hal-hal yang lebih preventif,” terang Andi Aslam.

    Baca Juga  Pemkab Bantaeng Evaluasi Capaian Kinerja di Monev Triwulan IV

    Sementara Mission Director USAID, Ryan Washburn merasa senang dapat menyaksikan simulasi tahap kedua dari ambulans apung tersebut.

    “USAID sangat berbangga dapat mendukung implementasi dari program prioritas ini. Saya sangat optimis keberhasilan ini bisa direplikasikan di kabupaten kepulauan lainnya di Sulawesi Selatan,” sebut Ryan Washburn.

    Dalam waktu dekat Gubernur Sulawesi Selatan juga berencana akan menyerahkan 5 (lima) unit ambulans apung kepada 5 (lima) Dinas Kesehatan Kabupaten-Kota di Sulawesi Selatan, antara lain Kabupaten Pangkep, Kabupaten Sinjai, Kabupaten Luwu Timur, Kabupaten Kepulauan Selayar, dan Kota Makassar.(*)