Bawah Simbol Keranda Mayat, Aliansi Mahasiswa Sulawesi Gugat Kapolda Papua

ANTI CIBOL
ANTI CIBOL

Senin, 02 Maret 2020 18:46

Bawah Simbol Keranda Mayat, Aliansi Mahasiswa Sulawesi Gugat Kapolda Papua

Trotoar.id,Makassar – Aliansi Solidaritas Mahasiswa Sulawesi Mengugat menggelar aksi Unjuk Rasa di depan Kantor Polda Sulselbar, Senin (2/3/2020).

Aksi tersebut digelar berkaitan dengan insiden penganiayaan di Papua yang mengakibatkan Yus Yunus (26) meninggal dunia usai dikeroyok oleh beberapa oknum yang tidak bertanggung jawab.

Dengan membawah simbol keranda mayat yang bertuliskan “negara mati di papua” serta membawa beberapa spanduk tuntutan bertuliskan pencopotan Kapolri dan Kapolres Nabire dan Kapolda Papua.

Baca Juga  Diajak Keliling Lantamal VI, Prof Fadjry Djufry Kenang Masa Kecil dan Lihat Layanan Hyperbaric Chamber RSAL

Andi Ari Aprianto Nur selaku Jenderal Lapangan menyayangkan sikap beberapa oknum anggota kepolisian yang berada dilokasi diduga dengan sengajah tidak bertindak sebagaimana diatur dalam UU Kepolisian RI Nomor 2 Tahun 2002.

Dimana dalam pasal tersebut mengatakan bahwa Aparatur Kepolisian berfungsi untuk melindungi, mengayomi serta menjamin keselamatan warga negara.

Baca Juga  Presiden Jokowi Serahkan 2.000 Paket Sembako dan 1.000 Masker ke Warga Makassar

Sehingga sangat disayangkan, bahwa peristiwa penganiayaan serta pengeroyokan yang mengakibatkan korban jiwa merupakan pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM).

Yang dimana seharusnya aparat kepolisian hadir untuk menjamin keselamatan dan kebebasan seseorang. Maka dari itu Aliansi Solidaritas Mahasiswa Sulawesi menyatakan sikap Penegakan Supremasi Hukum.

“Kami Mendesak Kapolda Papua untuk segera menangkap dan mengadili semua pelaku penganiayaan yang menewaskan Yus Yunus,”tegas Jenderal Lapangan dalam rilisnya.

Baca Juga  Komandan Densus 88 Jabat Kapolda Sulsel

Disamping itu, Aliansi Mahasiswa Sulawesi meminta kepada Kapolda Sulselbar untuk ikut serta mengecam keras Kapolda Papua untuk segera memberi perlindungan serta menjamin keselamatan masyarakat pendatang di tanah Papua.

“Kami minta Kapolda Papua untuk segera menindak lanjuti oknum anggota kepolisian yang lalai dalam tugas,”cetusnya.

 Komentar

Berita Terbaru
Parlemen01 November 2026 17:13
Pengawasan APBD di Wajo, Sufriadi Arif Respons Keluhan Warga soal Pemadaman Listrik
WAJO, Trotoar.id — Wakil Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Sufriadi Arif, turun langsung menemui masyarakat dalam agenda Pengawasan Pelaksanaan ...
Metro01 November 2026 15:17
Ribuan Warga Ikuti Jalan Sehat Anti Mager, Gubernur Sulsel dan Kepala OJK Gaungkan Literasi Keuangan Syariah
MAKASSAR, Trotoar.id — Ribuan masyarakat memadati kawasan depan Rumah Jabatan Gubernur Sulawesi Selatan, Minggu (1/11/2026), untuk mengikuti kegiata...
Metro01 November 2026 14:46
Buka Liga Lorong XII Barru, Abustan Dorong Pembinaan Sepak Bola Sejak Usia Dini
BARRU, Trotoar.id — Wakil Bupati Barru, Abustan Andi Bintang, mendorong penguatan pembinaan sepak bola sejak usia dini sebagai upaya melahirkan tale...
Politik01 November 2026 14:22
Patarai Amir Jadi Bakal Calon Tunggal Ketua Golkar Maros, Kantongi 14 Dukungan PK
MAROS, Trotoar.id — Peta persaingan menuju kursi Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Maros mulai mengerucut. Patarai Amir resmi diumumkan sebagai b...