TROTOAR.ID, MAKASSAR — Enam kepala daerah menyerahkan Laporan Keuangan UNAUDITED ke Kepala Perwakilan Badan peemriksa Keuangan RI Perwakilan Sulawesi Selatan, diaula BPK RI jalan Pettarani Jumat 13 maret 2020.
Enam kepala daerah yang menyerahkan laporah keuangannya yakni Buapti Soppeng Andi KAswadi Razak, BUpati Selayar, Basli Ali, BUpaten Bantaeng Ilham Azikin, Bupati Barru Suardi Saleh, Walikota Palopo JUadas Amir dan Bupati Wajo Amran Mahmud..
Penyerahan yang ditandai dengan tandatangan penyerahan Laporan keuangan yang dilakukan Masing-masing kepala derah ke Kepala BPK RI yang selanjutnya tim pemeriksa akan melakukan audit lanjutkan selama 60 hari, dan hasilnya nanti akan diserahkan kembali kepada Pemerintah daerah.
Baca Juga :
Kepela Perwakilan BPK RI untuk Sulsel, Wahyu Priyono menyatakan Laporan keuangan yang diserahkan pemerintah daerah, ini akan di lakukan pemeriksaaan lanjutan di BPK selama 2 bulan.
“Kita akan periksa hasillaporan keuangan daerah, yang mana nantinya hasilnya akan kta serahkan kembali, dan jika dalam proses pemeriksaaan ditemukan kesalahan angka, akan di konfirmasi ke daerah bersangkutan,” Kata Wahyu Priyono.
Wahyu juga menyampaikan sampai saat ini, baru delapan daerah yang telah menerahkan laporan keuangan daerah ke BPK RI, dan ebrharap daerah-daerah lainnya dapat menyusul mengingat, batas waktu penyerahan dilakukan hingga akhir maret, atau tiga bulan setelah tahun pengunaan anggaran.
Basli Ali Bupati selayar dalam sambutannya mengatakan dengan pendampingan yang dilakukan BPK selama ini, Selayar berhasil meraih penghargaan WTP meskipun sebelumnya selayar masuk sebagai daerah disclaimer atau tidak mendapat pendapat BPK.
“Alhamdulillah selama kemepimpinan kami di Selayar, pendampingan BPK dalam pengelolaan keuangan berhasil mebawa Selayar meraih WTP, dan ini membuktikan pengelolaan keuangan di selayar cukup baik dan itu tidak lepas dari pendampingan yang dilakukan BPK,” Kata Basli Ali (Rin)




Komentar