Dekan FKM UMI Ancam Gugat Rektor di Pengadilan

ANTI CIBOL
ANTI CIBOL

Senin, 13 April 2020 19:28

Dekan FKM UMI Ancam Gugat Rektor di Pengadilan

TROTOAR.ID, MAKASSAR — Keputusan Rektor UMI melantik Dekan FKM yang baru pada 1 april 2020 lalu, kini berbuntut panjang, setelah Dekan FKM UMI Dr. H. Sudirman SE, Msi tidak mengakui surat keputusan Rektor UMI tersebut karena dinilainya cacat yuridis, kali ini Dr. Sudirman melayangkan surat keberatan kepada Rektor UMI Prof. Dr. H. Basri Modding SE, Msi.

Melalui kuasa hukumnya, Hari Ananda Gani, SH melayangkan surat keberatan kepada Rektor UMI atas surat keputusan Rektor UMI dengan nomor 0744/H.25/UMI/III/2020 tanggal 23 Maret 2020 tentang pelepasan amanah Dr. H. Sudirman SE, Msi sebagai Dekan FKM UMI Makassar yang seharusnya berakhir tanggal 22 Juli 2020.

Baca Juga  Mahasiswa Fakultas Hukum UMI Ini Jadi Ketua Umum HMI Cabang Makassar

Dalam isi surat keberatan itu Dr. Sudirman melalui kuasa hukumnya meminta Rektor UMI agar bertindak tegas untuk menganulir surat keputusan tersebut.

Saat media mengkonfirmasi ke Hari Ananda Gani selaku kuasa hukum Dr. Sudirman membenarkan bahwa memang dia bersama rekannya menjadi kuasa hukum dan melayangkan surat keberatan kepada Rektor UMI per hari ini (Senin 13/4/2020).

Dia menilai semestinya Rektor UMI sebelum mengambil keputusan harusnya mengkaji dulu secara akademik dan hukum sehingga tidak terkesan terburu-buru dalam membuat keputusan.

Baca Juga  Suaib Mansur Hadiri FGD BNN P dan Direktorat Narkoba Polda Sulsel

“Semestinya Bapak Rektor UMI mengkaji dulu secara akademik, secara hukum, dan penuh kehati-hatian tidak serta merta mengeluarkan keputusan yang terkesan buru-buru, kami duga ada sesuatu hal yang melatar belakangi Bapak Rektor mengambil keputusan ini” Ungkap Hari (13/4)

“Sebab kampus UMI setahu saya salah satu kampus pelopor pendidikan & ukhuwah islami di Indonesia Timur, Jangan sampai karena adanya masalah ini kemungkinan Kampus UMI dianggap tidak cendekiawan lagi” Urainya

Hari menambahkan bahwa dengan adanya surat keberatan yang di tujukan untuk Rektor UMI maka itu memiliki konsekuensi logis apabila tidak di tanggapi oleh Rektor.

Baca Juga  Universitas Muslim Indonesia Punya 4.500 Kuota Maba: Ada Beasiswanya, Silahkan Mendaftar di Sini

“Tentu dengan adanya surat keberatan kami ini, tentu ini memiliki konsekuensi logis jika tidak di tanggapi, kami pun akan melakukan upaya-upaya hukum demi memperoleh keadilan untuk klien kami” Kata Hari

Kuasa hukum Dr. Sudirman ini pun memberikan ultimatum kepada Rektor UMI untuk segera menganulir kembali surat keputusan yang dibuatnya dalam kurun waktu 2×24 jam.

“Untuk sementara kita menunggu Rektor UMI bersikap tegas agar menganulir surat keputusan yang telah dibuatnya, kita kasih waktu 2×24 jam kalau tidak di indahkan baru kita gugat (Rektor UMI)” Tutup Hari.

 Komentar

Berita Terbaru
Parlemen01 November 2026 17:13
Pengawasan APBD di Wajo, Sufriadi Arif Respons Keluhan Warga soal Pemadaman Listrik
WAJO, Trotoar.id — Wakil Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Sufriadi Arif, turun langsung menemui masyarakat dalam agenda Pengawasan Pelaksanaan ...
Metro01 November 2026 15:17
Ribuan Warga Ikuti Jalan Sehat Anti Mager, Gubernur Sulsel dan Kepala OJK Gaungkan Literasi Keuangan Syariah
MAKASSAR, Trotoar.id — Ribuan masyarakat memadati kawasan depan Rumah Jabatan Gubernur Sulawesi Selatan, Minggu (1/11/2026), untuk mengikuti kegiata...
Metro01 November 2026 14:46
Buka Liga Lorong XII Barru, Abustan Dorong Pembinaan Sepak Bola Sejak Usia Dini
BARRU, Trotoar.id — Wakil Bupati Barru, Abustan Andi Bintang, mendorong penguatan pembinaan sepak bola sejak usia dini sebagai upaya melahirkan tale...
Politik01 November 2026 14:22
Patarai Amir Jadi Bakal Calon Tunggal Ketua Golkar Maros, Kantongi 14 Dukungan PK
MAROS, Trotoar.id — Peta persaingan menuju kursi Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Maros mulai mengerucut. Patarai Amir resmi diumumkan sebagai b...