TROTOAR.ID, MAKASSA — Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra Sulawesi Selatan (Sulsel) langsung mengambil langkah cepat, pasca menteri kesehatan menyetujui pemberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar di Kota Makassar.
Hingga DPD Gerindra mempersiapkan sebanyak 2.500 Karung beras ukuran 5 kilogram yang akan dibagikan kepada warga kurang mampu dan yang terkena langsung dampak dari pemberlakukan PSBB di Kota Makassar
“Kita sudah siapkan sebanyak 2.500 paket beras ukuran 5 kg yang akan dibagikan ketikan pemerintah kota Makassar resmi menetapkan pemberlakukan PSBB,” Kata ANdi Iwan Darmawan Aras Ketua Gerindra Sulsel didampingi Wakil ketua DPRD Sulsel Darmawangsyah Muin dan Ketua Komisi E Rusdin Tabi.
Meski menurutnya pemberlakukan PSBB telat diambil namun partai Gerindra mengapresiasi langkah pemerintah Kota Makassar yang berani mengambil sikap memberlakukan PSBB, sebagai langkah untuk memutus mata rantai penyebaran wabah virus corona di Kota Makassar
Hingga dikatakan, 2.500 paket beras tersebut akan disebar di seluruh kecamatan di Makassar, dan pihak yang berhak menerima kata dia adalah keluarga yang benar-benar membutuhkanya, seperti abang tukang becak, driver ojol, serta para pekerja yang kena PHK akibat wabah corona.
Sementara itu wakil ketua DPRD Sulsel Darmawangsyah Muin berharap pemerintah provinsi dapat ikut terlibat membantu pemerintah kota Makassar dalam memenuhi kebutuhan hidup masyarakat pasca penerapan PSBB di berlakukan
“Kita berharap pemprov sulsel ikut andil dalam membantu pemerintah kota makassar, yang menerapkan PSBB, khususnya menyiapkan kebutuhan hidup masyarakat , dan nanti kita di dewan juga akan berkoordinasi soal alokasi anggaran yang akan di poskan ke pemerintah kota Makassar,”jelasnya
Selain itu PDD Gerindra Sulsel juga menyalurkan bantuan 1.000 pasang Alat Pelindung Diri (APD) untuk para tenaga medis, dokter, dan perawat yang berada di garda terdepan melawan wabah virus corona .
“Selain sembako, kita juga akan menyumbangkan 1.000 pasangan APD untuk para tenaga medis yang bertugas di rumah sakit rujukan di Sulsel, utamanya di RS yang merawat pasien positif corona,” Jelasnya
APD yang akan disumbangkan tersebut terdiri dari sepatu, baju APD, Kacamata, pelindung wajah, Masker N95, kaos tangan karet, serta hand sanitizer dan beberapa kebutuhan APD untuk tenaga medis.
Mengingat kata ketua Kadin Sulsel, tersebut Indonesia merupakan negara dengan angka kematian tenaga medis terbesar, sehingga disebutkan APD yang disalurkan menjadi kebutuhan utama tim medis dalam merawat dan memeriksa pasien rumah sakit, sebab tenaga medis sangat rentang tertular sehingga mereka butuh APD.
“Tenaga medis orang yang berada di garda terdepan, sehingga mereka perlu dibekali dengan pelindung diri sebab para tenaga medis lah yang merawat dan menolong pasien terinfeksi virus corona,” Ungkapnya (***)




Komentar