TROTOAR.ID, MAKASSAR — Pemerintah Kota Makassar melalui dinas Kesehatan mengeluarkan kebijakan akan memberikan intensif bagi tenaga medis yang berjuang melawan wabah virus Corona
Hal tersebut diungkapkan kepala dinas Kesehatan Kota Makassar dokter
Naisyah Tun Azikin saat ditemui di Posko Covid-19 Makassar, Minggu (26/04/2020).
Pemberian intensif tersebut sebagai salah satu kebijakan presiden Jokowi
Yang akan segera diimplementasikan.
“Kita masih menunggu aturannya seperti apa Kan sudah ada itu hari, surat Presiden. Akan membayarkan tunjangan tenaga medis, oleh dokter Spesialis, dokter umum, bidan perawat dan tenaga kesehatan lainnya,” katanya.
Diketahui pemerintah saat ini melalui Kementerian Keuangan (Kemenkeu) RI telah mengucurkan dana sebesar Rp3,7 triliun untuk memberikan intensif kepada 99.660 tenaga medis.
Adapun rinciannya, dokter spesialis akan mendapatkan insentif sebesar Rp15 juta, dokter umum dan gigi Rp10 juta. Sementara itu, bidan dan perawat Rp7,5 juta, kemudian tenaga medis lainnya ialah Rp5 juta.
Hingga dikatakan, jika pemberian intensif tersebut akan akan diberikan tiap bulannya selama tiga bulan ke depan, terhitung sejak Maret, April dan Mei.
“Sudah ada edaran seperti itu, tapi bagaimana mekanisme pengaturannya, sumber uangnya, kita tunggu lagi Peraturan Menteri Keuangan (Menkeu) dan Menteri Kesehatan (Menkes),” sambungnya. (*)




Komentar