TROTOAR.ID, MAKASSAR, — Masih Tingginya angka penularan virus corona di Sulawesi Selatan membuat pemerintah Pusat mengutus Menkes, Menko PMK dan Kepala BNPB untuk fokus membantu penanganan kasus virus corona di Sulsel.
Berdasarkan data kasus baru pasien positif corona di Sulsel bertambah 64 kasus hingga total pasien corona di Sulsel mencapai 1.904 Kasus dengan angka kematian 94 kasus dan angka kasus pasien sembuh 673 pasien
Hingga Ketua tim Gugus Percepatan Penanganan Wabah virus Corona Doni Monardo menyebutkan meski langkah penanganan yang dilakukan di Sulsel sudah tepat namun angka penderita masih bertambah inilah yang kita fokus petakan.
Baca Juga :
“Menurut saya, apa yang sudah dilakukan oleh gugus tugas provinsi Sulsel, sudah merupakan langkah yang sangat tepat. Hanya sekarang apa yang harus dijaga kasus tersebut tidak berkembang,” Ucapnya.
Hingga disebutkan jika saat ini, pemerintah juga akan fokus memetakan wilayah-wilayah yang masih dalam zina merah untuk menekan angka penularan lebih luas
Sementara itu Menko PMK Muhadjir Effendy menjelaskan mereka datang memberikan bantuan juga sekaligus untuk memastikan kerja dari Gugus Tugas Covid-19 Daerah yang dipimpin oleh gubernur, apakah berjalan dapat berjalan dengan baik.
“Sudah berada pada track yang benar, tinggal meningkatkan saja dan terus melakukan evaluasi yang dilihat dari berbagai sisi yang ada kelemahan agar segera ditutup, agar Covid-19 juga bisa dijinakkan dan di atas khususnya di wilayah Sulsel ini,” kata Muhadjir.
Meski dalam penanganan sudah tepat namun yang perlu di fokuskan sekarang oleh pemerintah adalah menekan angka penularan, yang saat ini angka penularan masih terus terjadi
Sehingga Pemerintah harus melakukan evaluasi cara pencegahan penularan wabah virus Corona di Sulsel yang terus terjadi.
“kita bersyukur angka kematian dapat di tekan dan angka kesembuhan dapat ditingkatkan, sisa bagaimana cara langkah pencegahan penularan yang perlu di dorong, ” Ulas Menteri Kesehatan Dokter Terawan Agus Putranto
Sehingga pemerintah Pusat meminta kepada Pemerintah Provinsi untuk melibatkan semua unsur elemen masyarakat dalam ikut menekan angka penularan, mulai dari keterlibatan tokoh agama, tokoh masyarakat serta struktural pemerintahan hingga di tingkat RT dan RW
Dalam kunjungan ini, juga diserahkan bantuan masker beda 40.000 Pcs, medical gloves 3.000 Pcs, APD 10.000 Pcs, alat PCR 1 unit, buffon cap 500 Pcs, Masker N95 2.000 Pcs, Face Shield 2.000. Serta plasma darah (convalescent) sebanyak 18 kantong untuk membantu pasien kritis.(*)






Komentar