Pelayanan. Kesehatan di Sulsel Carut Marut, Janin 8 Bulan Meninggal Dalam Kandungan

Suriadi
Suriadi

Rabu, 17 Juni 2020 14:02

Pelayanan. Kesehatan di Sulsel Carut Marut, Janin 8 Bulan Meninggal Dalam Kandungan

TROTOAR.ID, MAKASSAR — Carut marutnya pelayanan kesehatan di Sulawesi Selatan ditengah pandemi virus corona, membuat Seorang Ibu merelakan Bayi yang dikandungnya meninggal dunia dalam kandungan 

Hal tersebut, lantaran sang Ibu yang hendak melahirkan hariaengalamo penolakan di dua rumah sakit, lantaran sang ibu harus menjalani pemeriksaan Swab test, dikarenakan hasil rapid test yang dilakukan menunjukkan reaktif 

Namun karena faktor biaya, sang Ibu pun tidak mampu menyediakan uang sebesar Rp2. 6 juta untuk menahan biaya swab test sebelum dirinya mendapatkan perawatan medis dari pihak dokter dan rumah sakit 

Meski sang Ibu telah mendapat perawatan di Rumah Sakut Swasta Ibu dan Anak Ananda, Namun sang jabang bayi tidak dapat tertolong, lantaran kebijakan yang cukup memberatkan bagi sang ibu tersebut 

Kini pasien yang atas nama Elvina Yana menjalani perawatan medis di RS Wahidin Sudirohusodo untuk mengeluarkan jasad sang bayi dalam kandungan Ibu

Kepala Didas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan, Muh. Ichsan Iskandar, mengungkapkan jika penanganan sang Ibu tersebut kini berada dalam kendali pemerintah, san semua kebutuhan sang ibu akan ditanggung pemerintah 

Termasuk mengembalikan uang untuk melakukan test swab yang memberatkan sang ibu hingga bayinya meninggal dunia dalam kandungan telah dikembalikan. 

“Pasien sudah kita tangani, dan semua dilakukan dengan protokol kesehatan,” Kata M Ichsan Mustari 

Sebelumnya ibu hamil atas nama Elvina viral di grup Whatsapp dan media sosial karena janin yang dikandungnya meninggal dunia. Kondisi ini disebabkan tidak ada biaya tes swab sebesar Rp4,6 juta yang dibebankan ke pasien setelah hasil rapid testnya dinyatakan reaktif.

Perlu diketahui untuk pemeriksaan swab test hasil dapat diperoleh pasien kurung waktu 6-8 jam, dan hal tersebut berdasarkan pengakuan kepala dinas Kesehatan di depan anggota Komisi Eropa saat menggelar rapat kerja beberapa waktu yang lalu.(***)

 Komentar

Berita Terbaru
Metro03 September 2026 23:57
Logo HUT ke-419 Makassar Tak Bisa Asal Jadi, Desainer Wajib Lolos Seleksi Portofolio
MAKASSAR, Trotoar.id — Pemerintah Kota Makassar tidak ingin logo Hari Jadi ke-419 Kota Makassar lahir sekadar dari kompetisi desain. Tahun ini, pros...
Metro03 September 2026 23:51
Gubernur Sulsel Beber 4 Keunggulan MYP Rp3,7 Triliun: Kualitas Terjaga, Anggaran Lebih Efisien
MAKASSAR, Trotoar.id — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan mengandalkan skema Multi Years Project (MYP) untuk mengejar ketuntasan pembangunan infra...
Metro03 September 2026 23:40
Jembatan Kembar Barombong Dikebut Appi, Tiga Bidang Lahan Masih Diperebutkan
MAKASSAR, Trotoar.id — Keinginan Pemerintah Kota Makassar mempercepat pembangunan Jembatan Kembar Barombong kembali berhadapan dengan persoalan klas...
Metro03 September 2026 23:36
Bupati Sidrap Pangkas Anggaran Tak Bermanfaat, APBD Perubahan 2026 Harus Kembali ke Rakyat
SIDRAP, Trotoar.id — Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Syaharuddin Alrif, memberikan penekanan keras dalam penyusunan APBD Perubahan Tahun Anggaran...