TROTOAR.ID, MAKASDAR — Keretakan hubungan Partai Nasdem dan Golkar jelang pilkada serentak 9 Desember 2020 mendatang tidak saja terjadi di pilkada Makassar, hingga keretakan tersebut dikabarkan berimbas pada Koalisi Nasdem di pilkada Soppeng
Sehingga retaknya hubungan kedua Partai tersebut dimanfaatkan oleh dua partai yang masing-masing menyodorkan kadernya untuk mendampingi Andi Kaswadi Razak sebagai calon Bupati Soppeng untuk periode keduanya.
Dimana Partai Demokrat mendorong nama Ketua Bappilu DPD PD Sulsel Selle KS Dalle dan PDIP mendorong nama Legislator Provinsi Ansari Mangkona dan Husain Djunaid untuk menjadi pendamping Kaswadi
Baca Juga :
Kedua Partai mendorong kadernya tersebut memanfaatkan momentum retaknya hubungan dua Partai pemenang pemilu di Sulsel tersebut.
Bahkan Sekretaris DPD PDIP Sulsel Rudi Pieter Goni menyebutkan jika PDIP pada Prinsipnya akan mengusung kadernya di pilkada Soppeng g merupakan hal yang sah-saha saja
“Kita disana punya lima kursi jadi sah-sah saja kami menawarkan bargainin politik ke Petahana, apa lagi kami punya lima kursi disana, ” Jelasnya
Mengenai memanfaatkan momentum PDIP mengaku tidak ingin masuk dalam hal tersebut sebab meskipun Nasdem telah mengusung Andi Kaswadi Lutfi Halide itu dianggap belum final
Sementara Itu Ansari Mangkona yang duduk sebagai ketua Fraksi PDIP di DPRD Sulsel mengaku tunduk dan patuh pada perintah partai.
“Kalau itu sudah jadi perintah saya tunduk dan patuh pada perintah Partai, sebab dipastikan Soppeng cuma satu pasangan calon yang akan maju,” Jelasnya, (***)




Komentar