Pembelajaran Jarak Jauh, Inovasi Pendidikan Bantaeng di Masa Pandemi Covid-19

Suriadi
Suriadi

Sabtu, 04 Juli 2020 11:24

Pembelajaran Jarak Jauh, Inovasi Pendidikan Bantaeng di Masa Pandemi Covid-19

TROTOAR.ID, BANTAENG — Pemerintah Kabupaten Bantaeng melalui Dinas Pendidikan Kabupaten Bantaeng kembali memperkenalkan inovasi daerah pada masa pandemi Covid-19. Kali ini, di sektor pendidikan dengan memperkenalkan panduan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ).

Inovasi ini diperkenalkan melalui video conference dan di-share melalui live Youtube. Semua guru di Kabupaten Bantaeng juga ikut menonton bareng proses panduan Pembelajaran Jarak Jauh ini.

Kepala Dinas Pendidikan Bantaeng, Muhammad Haris mengatakan, masa pandemi ini membatasi hampir semua ruang dan waktu. Terutama di sektor pendidikan. Oleh karena itu, Dinas Pendidikan Kabupaten Bantaeng memperkenalkan PJJ untuk tetap mempertahankan proses belajar mengajar yang baik selama masa pandemi.

Dia mengatakan, ada sejumlah skenario yang telah ditetapkan untuk proses PJJ inI. Bahkan dalam panduan ini, juga dibahas tentang bagaimana proses belajar mengajar jarak jauh dan bagaimana proses evaluasi pembelajarannya.

“Proses belajar mengajar dan peningkatan SDM ini adalah tanggung jawab kita bersama. Oleh karena itu, kita punya tanggung jawab untuk melaksanakan dan mempertahankan kualitas SDM ini,” jelas dia.

Dia menambahkan, panduan PJJ ini adalah panduan pertama proses belajar mengajar yang ada di Sulsel. Dia berharap, inovasi ini dapat terus dikembangkan untuk menjadi model pembelajaran jarak jauh.

Bupati Bantaeng, DR Ilham Azikin melaunching panduan PJJ ini melalui Vidcon saat dalam perjalanan menuju Kabupaten Maros untuk memenuhi undangan dalam rangka hari jadi Kabupaten Maros. Melalui Vidcon itu, dia memberikan apresiasi terhadap semua guru di Bantaeng yang telah memberikan inovasi dalam dunia pendidikan Bantaeng.

Dia berharap, agar panduan PJJ ini dapat lebih aplikatif dan nyaman untuk diterima oleh peserta didik dan guru di Bantaeng. Dia berharap, panduan ini dapat diterima dengan nyaman oleh semua pihak.

“Kita berharap panduan ini dapat diterima dengan nyaman pula oleh anak didik kita semia,” jelas dia.

Dia menyebut, panduan PJJ ini juga adalah salah satu praktik baik di dunia pendidikan Bantaeng. Menurutnya, hal ini adalah bentuk komitmen bersama untuk terus meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) di Bantaeng.

“Ini adalah bentuk komitmen bersama untuk meningkatkan SDM di Bantaeng,” jelas dia.(*)

 Komentar

Berita Terbaru
Metro01 September 2026 16:37
Warga Keluhkan Pemadaman Bergilir, Appi Panggil PLN ke Balai Kota: Ditarget Normal 5 September
MAKASSAR, Trotoar.id — Keluhan warga Makassar soal pemadaman listrik bergilir langsung ditindaklanjuti Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin. Manajem...
Daerah01 September 2026 16:33
PAD Barru Triwulan II Capai 45,72 Persen, Abustan Dorong Digitalisasi Pajak dan Retribusi
BARRU, Trotoar.id  — Pemerintah Kabupaten Barru memperkuat strategi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dengan mendorong digitalisasi transaks...
Metro01 September 2026 14:40
Disdik Makassar Bantah Ada Pemaksaan Beli Buku “Jelajah Hijau” ke Siswa
MAKASSAR, Trotoar.id — Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Makassar membantah adanya instruksi maupun pemaksaan kepada sekolah untuk mewajibkan siswa mem...
Daerah01 September 2026 13:48
Sawah Arateng Dilanda Kekeringan, Bupati Sidrap Salurkan 18 Pompa Air untuk Petani
SIDRAP, Trotoar.id — Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap) Syaharuddin Alrif turun langsung mengecek kondisi persawahan di Arateng, Kelurahan Tellu Limp...