Nakes di Bantaeng Positif Covid-19, Bupati Ajak Pasien Jujur ke Dokter

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Senin, 06 Juli 2020 20:53

Nakes di Bantaeng Positif Covid-19, Bupati Ajak Pasien Jujur ke Dokter

TROTOAR.ID, BANTAENG — Tim gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Kabupaten Bantaeng merilis peningkatan kasus Covid-19 Bantaeng. Jumlah warga Bantaeng yang terindikasi positif Corona bertambah. Sebagian besar di antaranya adalah tenaga kesehatan.

Ketua Gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Bantaeng, DR Ilham Azikin mengatakan, dari tiga kasus positif Corona yang ditangani di RSUD Bantaeng, tim gugus tugas melakukan swab test sebanyak 81 tenaga kesehatan. Dari jumlah itu sekitar 12 persen tenaga kesehatan dinyatakan positif Corona.

“Tetapi kami belum bisa menyebut angka pastinya karena kami menunggu angka register dari tim gugus tugas Provinsi dan Pusat,” jelas dia.

Dia mengatakan, pihaknya masih menunggu registrasi dari tim gugus pusat denga tujuan untuk mempermudah proses pendataan. Selain itu, proses rilis juga harus sesuai petunjuk dari tim gugus pusat berupa angka registrasi pasien.

Dia mengajak kepada semua warga dan pasien di RSUD Bantaeng untuk senantiasa jujur kepada tenaga kesehatan. “Kejujuran pasien juga adalah keselamatan untuk Nakes kita,” jelas dia.

Juru bicara tim gugua tugas percepatan penanganan Covid-19 Bantaeng, dr Andi Ihsan mengatakan, proses tracing kontak terus dilakukan untuk mengecek semua warga yang teridentifikasi. Dia berharap, semua warga yang terkena kontak erat untuk ikut membantu tenaga kesehatan untuk memberikan keterangan yang akurat.

“Ini juga terkait dengan kesadaran kita semua untuk ikut saling menjaga dan melindungi,” kata dia.

Andi Ihsan juga menambahkan, tim gugus tugas sama sekali tidak memiliki niat untuk menyembunyikan informasi. Menurutnya, hal ini dilakukan sesuai dengan petunjuk tim gugus pusat.

“Mohon maaf kami sedikit telat memberikan informasi. Bukan karena kami ingin sembunyikan, tetapi karena kami menunggu konfirmasi dan registrasi tim gugus pusat,” jelas dia.

Kondisi APD

Direktur RSUD Bantaeng, dr Sultan juga membantah jika RSUD Bantaeng kecolongan sehingga ada tenaga kesehatan yang terpapar Corona. Di mengatakan, pada dasarnya kebutuhan APD untuk Nakes di Bantaeng itu jauh lebih dari cukup. Bahkan dia menyebut APD yang digunakan Nakes di Bantaeng itu adalah APD dengan tingkat keamanan level lima.

“Kalau standarnya APD itu level tiga,” jelas dia.

Dia juga mengakui, saat ini RSUD Bantaeng masih menjadi rumah sakit yang diandalkan untuk wilayah selatan Sulsel. Oleh karena itu, keberadaan rumah sakit ini akan menjadi rujukan untuk warga tetangga dari luar Bantaeng.

“Pasien yang datang ke RS kita ada dari luar Bantaeng. Kita sangat harapkan kejujuran kita semua,” jelas dia.

Dia menambahkan, terpaparnya Nakes di Bantaeng ini sangat erat kaitannya dengan kejujuran pasien. Tindakan yang diambil oleh Nakes tentu sangat erat kaitannya dengan keterangan yang disampaikan oleh pasien.

“Oleh karena itu, kami sangat berharap kesadaran semua pihak untuk memberikan keterangan yang jujur terhadap pasien,” jelas dia.

Dokter yang menangani Covid-19 di Bantaeng, dr Saharuddib menambahkan, pada dasarnya, Covid-19 adalah virus baru yang belum diketahui pasti upaya yang perlu dilakukan. Oleh karena itu, keterangan pasien adalah salah satu langkah awal untuk menentukan tindakan medis terhadap pasien.

Tracing Kontak Sebanyak Mungkin

Bupati Bantaeng, DR Ilham Azikin memerintahkan kepada semua tim gugua tugas untuk bekerja cepat menangani kasus ini. Dia mengaku telah menginstruksikan untuk melakukan tracing kontak sebanyak mungkin dan secepat mungkin.

Dia juga memastikan, kebijakan anggaran untuk penanganan Covid-19 ini telah mendapat dukungan dari parlemen. Serapan anggaran Covid yang masih rendah selama ini itu juga terkait dengan kondisi Bantaeng yang masih berada pada zona hijau.

“Sampai siang ini, kita masih berada di zona hijau berdasarkan keterangan tim gugus provinsi. Tindakan yang selama ini kita lakukan adalah tindakan pencegahan,” jelas dia.

Juru bicara Gugus Tugas Kabupaten Bantaeng, dr Andi Ihsan menambahkan, sejauh ini, tracing kontak telah dilakukan sebanyak 81 orang untuk Nakes di RSUD. Selain itu, juga telah dilakukan tracing kontak untuk keluarga pasien sebanyak 25 orang.

“Tim gugus tugas juga melakukan tracing kontak untuk 30 Nakes di puskesmas kota. Hari ini kita swab test, karena peralatan swab baru tersedia hari ini,” jelas dia.(*)

 Komentar

Berita Terbaru
Parlemen26 Juli 2026 17:27
Ketua DPRD Sulsel Hadiri Haul Akbar ke-3 Syekh Yusuf Al-Makassari, Ajak Teladani Perjuangan dan Akhlak Sang Ulama Besar
GOWA, Trotoar.id – Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, A. Rachmatika Dewi, menghadiri Haul Akbar ke-3 Syekh Yusuf Al-Makassari Tuanta Salamaka Ri ...
Daerah26 Juli 2026 17:24
Cegah Nyeri Akibat Kerja, Tim Fisioterapi Unhas Latih Kelompok Wanita Tani di Bulukumba
Bulukumba, Trotoar.id – Tim Pengabdian kepada Masyarakat Program Studi S1 Fisioterapi Fakultas Keperawatan Universitas Hasanuddin (Unhas) melaksanak...
Metro26 Juli 2026 17:17
BKPSDM Makassar Luncurkan AKSI ASN, Inovasi Berbasis AI untuk Tingkatkan Kompetensi dan Kinerja Aparatur
Makassar, Trotoar.id— Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Makassar terus mempercepat transformasi birokrasi mel...
Parlemen26 Juli 2026 12:32
Rahman Pina Hadiri Minggu Gembira Dies Natalis ke-65 UNM
Makassar, Trotoar.id – Wakil Ketua I DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Rahman Pina, menghadiri kegiatan Minggu Gembira Dies Natalis ke-65 Universitas ...