Temui Prof Rudy, IDI Apresiasi Gerakan Bersama Lawan Covid-19

Suriadi
Suriadi

Selasa, 07 Juli 2020 15:47

Temui Prof Rudy, IDI Apresiasi Gerakan Bersama Lawan Covid-19

IROTOAR.ID, MAKASSAR — katan Dokter Indonesia (IDI) Kota Makassar memberikan apresiasi terhadap Pencanangan gerakan bersama percepatan penanganan Covid-19 yang di inisiasi oleh Pemerintah Kota Makassar.

Sekertaris IDI Kota Makassar dr. Nur Ashari, M.Kes. Sp.GK berharap gerakan edukasi massif ini berjalan sistematis hingga ke tingkat RTRW, sehingga kepatuhan terhadap protokol kesehatan semakin tercipta dari waktu ke waktu.

“Kami mendukung gerakan ini, makanya harus digaungkan terus agar semakin banyak yang peduli, apalagi semangatnya untuk melibatkan seluruh elemen masyarakat sehingga tercipta solidaritas dan menjadikan Covid-19 sebagai tanggungjawab bersama. Edukasi massif dan juga langkah preventif yang dilakukan Pemkot Makassar sudah sangat tepat, termasuk rencana pembatasan akses masuk dan keluar Makassar sebagai episentrum penularan virus, kami berharap daerah juga melakukannya” ujar dr. Nur Ashari saat berbicara dengan Pj Walikota Makassar, Prof Rudy Djamaluddin di Balaikota Makassar, Selasa (7/7/2020).

Hal senada diungkapkan Dr dr Andi Muh Takdir Musba SpAn KMN, delegasi IDI Makassar yang juga merupakan Dokter anestesi. Menurutnya, eduksi sangat penting demi melawan informasi hoax yang berpotensi meruntuhkan moral tenaga medis.

“Ibarat main bola, tenaga kesehatan ini layaknya kiper yang menjadi pertahanan terakhir. jika ini bobol maka segala yang dilakukan di hulu menjadi sia-sia. Saat ini banyak dokter yang terpapar, sehingga penanganan di hulu sudah sangat penting dilakukan. Makanya gerakan bersama ini harus terealisasi hingga kelapisan terbawah masyarakat kita. Jika kita massif satu bulan ini, maka peluang kita melandaikan tingkat pemaparan sangat terbuka” ujarnya.

Sementara itu, Prof Rudy Djamaluddin mengatakan gerakan pencanangan bersama percepatan penanganan Covid-19 merupakan hasil pengamatan dilapangan, diskusi, buku, serta laporan-laporan ilmiah di internet tentang pola penanganan Covid-19 yang lebih efisien.

“Di seluruh dunia, semua masih bergulat menemukan formula hang tepat. Makanya tentu saja masih ada eror disana sini, Malang yang kita lakukan adalah Learning by doing, bekerja sambil terus belajar. Ibarat air yang mengalir, kunci penanganan bukan menyiapkan wadah, tapi menjadikan air mengalir sekecil kecilnya dengan mengendalikan di hulu. Makanya kita harus memastikan semua orang menggunakan masker, karena masker menghambat penularan hingga 98,5. Selebihnya itu ditutupi dengan jaga jarak dan rajin cuci tangan” ujar Rudy.

Ada tiga langkah yang menurut Rudy sedang massif dilakukan yakni edukasi massif, preventif massal, dan pengawasan massif.

“Edukasi massif sedang kita lakukan termasuk pengawasan dengan melibatkan seribu tim gabungan TNI Polri dan Pemkot Makassar. Perwali 36 tentang percepatan penangan Covid juga sedang di finalisasi, mudah-Mudah2an ini perwali terakhir yang bisa melandaikan virus ini” ujarnya.(***)

 Komentar

Berita Terbaru
Metro27 Agustus 2026 21:37
Live di Kompas TV, Appi Bongkar Cara Lontara Plus Satukan 358 Aplikasi dan Aduan Warga
JAKARTA, Trotoar.id — Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin alias Appi memaparkan transformasi digital Pemerintah Kota Makassar di hadapan publik nas...
Metro27 Agustus 2026 21:34
Buka Citra Beauty Fair 2026, Aliyah Mustika Ilham Dorong Industri Kecantikan dan Ekonomi Lokal
MAKASSAR, Trotoar.id — Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham membuka secara resmi Citra Beauty Fair 2026, Rabu (26/8/2026). Ajang yang digel...
Daerah27 Agustus 2026 21:31
Jejak JICA 30 Tahun di Barru, Dari Air Bersih hingga Peluang Kerja ke Jepang
BARRU, Trotoar.id — Jejak kerja sama Kabupaten Barru dengan Japan International Cooperation Agency (JICA) kembali terungkap setelah sejumlah alumni ...
Metro27 Agustus 2026 14:18
130 Rumah Tangga di Gowa dan Bantaeng Dapat Bantuan Listrik Gratis dari Pemprov Sulsel
MAKASSAR, Trotoar.id — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan terus memperluas akses energi listrik bagi masyarakat yang belum menikmati penerangan se...