Jadi Cafe Percontohan, Barcode Makassar Terapkan Protokol Kesehatan

ANTI CIBOL
ANTI CIBOL

Minggu, 26 Juli 2020 00:37

Cafe Barcode  di Jalan Amanagappa, Kecamatan Ujung Pandang. (Istimewa)
Cafe Barcode di Jalan Amanagappa, Kecamatan Ujung Pandang. (Istimewa)

Makassar,Trotoar.id – Memasuki era New Normal Life, sejumlah tempat usaha industri dan bisnis pun kini kembali beroperasi.

Tak terkecuali tempat usaha cafe dan resto yang sempat ditutup selama 4 bulan lamanya karena badai pandemi Covid-19.

Pemerintah Kota lewat Dinas Pariwisata Makassar kala itu mengizinkan kembali aktifitas usaha dengan syarat tempat usaha tersebut mesti dilengkapi protokol kesehatan.

“Begini ya dek, yang dilarang itu aktifitas live musik dan DJ itu tidak dibolehkan, apalagi menyediakan Ladies itu tidak boleh, yang boleh itu hanya restoran saja,”kata Rusmayani Majid kala itu.

Seperti cafe Barcode Makassar yang beralamat dijalan Amanagappa, Kecamatan Ujung Pandang salah satunya.



Dimana, di pintu masuk tersedia tempat cuci tangan dan hand sanitizer terlebih lagi pengunjung yang datang diperiksa pakai tes ukur suhu thermo gun.

Terlebih lagi, karyawan diwajibkan memakai masker dan face shild (penutup wajah) serta menerapkan sosial distanching.



Dengan begitu, Cafe Barcode merupakan cafe percontohan dengan menerapkan Perwali 36 Tahun 2020.

Manager Cafe Barcode Makassar, Bagus Prasojo menuturkan bahwa sanya penerapan ini telah dijalankan sejak awal beroperasi pada 1 Juli 2020 lalu.

“Kita sudah terapkan ini saat pertama buka, kita juga tekankan ke karyawan untuk tetap patuh dengan protokol kesehatan, karena itu penting bagi diri kita sendiri,”ujar Bagus, Sabtu (25/7).

Lanjut Bagus menegaskan untuk setiap pengunjung cafe wajib mengikuti aturan protokol kesehatan yang ada.

“Kami tegaskan juga ke pengunjung untuk tetap patuh pada protokol kesehatan, jika tidak kami tidak akan menerima tamu itu,”tegasnya.

Dan jika tidak diikuti, Management Barcode juga tak segan-segan menolak pengunjung yang tidak mematuhi protokol kesehatan.

“Kita tahu lah saat ini angka penyebaran covid-19 semakin bertambah, kita nggak mau tempat ini juga kenak dampaknya,”tegasnya.

Disamping itu, dirinya berharap di era New Normal Life ini masyarakat sadar akan pentingnya kesehatan bagi kehidupan.

“Yah semoga kedepan pengunjung semakin sadar akan bahaya wabah corona ini, kita sama-sama menjaga dan memerangi virus corona itu,”pungkasnya. (Rin)

 Komentar

Berita Terbaru
Daerah10 Juni 2026 20:08
Dari Daerah Persinggahan Menuju Destinasi Unggulan, Barru Perkuat Kolaborasi dengan Kementerian Pariwisata
JAKARTA,TROTOAR.ID — Tekad Pemerintah Kabupaten Barru untuk bertransformasi dari sekadar daerah persinggahan menjadi destinasi wisata unggulan menda...
Daerah10 Juni 2026 19:52
Ikuti MTQ VIII Tingkat Provinsi, Korpri Bulukumba Optimistis Mampu Bersaing
BULUKUMBA, TROTOAR.ID – Pemerintah Kabupaten Bulukumba menegaskan komitmennya dalam memperkuat nilai-nilai keagamaan sekaligus membina Aparatur Sipi...
Parlemen10 Juni 2026 19:51
Pansus Pajak Daerah Bahas Soal Kenaikan Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB)
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Panitia Khusus (Pansus) DPRD Provinsi Sulawesi Selatan menggelar Rapat Lanjutan Ekspose terkait Rancangan Peraturan Daerah (R...
Metro10 Juni 2026 19:02
Uni Eropa Lirik Makassar, Appi Perkuat Jejaring Global dan Buka Peluang Investasi Indonesia Timur
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menerima kunjungan resmi Antoine Ripoll, Minister Counsellor for Parliamentary and Civ...