Ketua TP PKK Kota Makassar Kenalkan 5 Layanan PAUD Holistik Integratif

Suriadi
Suriadi

Kamis, 13 Agustus 2020 19:02

Ketua TP PKK Kota Makassar Kenalkan 5 Layanan PAUD Holistik Integratif

TROTOAR.ID, MAKASSAR,- Ketua TP PKK Kota Makassar Rossy Timur kenalkan lima layanan PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) holistik integratif di pelatihan pengelola PAUD Integrasi tahun 2020 yang digelar secara virtual, dan diikuti oleh pengelola PAUD, pembina, dan ketua, serta pengurus Pokja II TP PKK se kota Makassar, Kamis (13/08/2020).

Rossy mengatakan layanan pendidikan sebagai layanan dasar yang diselenggarakan di satuan PAUD bertujuan untuk mengembangkan berbagai potensi anak yang mencakup nilai – nilai agama, dan moral, fisik – motorik, kognitif, bahasa, sosial – emosional, dan seni.

Pelaksanaannya mengacu pada kurikulum 2013 PAUD, Peraturan Presiden RI Nomor 60 Tahun 2013 tentang Pengembangan Anak Usia Dini Holistik Integratif, dan acuan lainnya yang dikeluarkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

“Ada lima penerapan layanan PAUD holistik integratif di satuan PAUD yang mencakup layanan pendidikan, layanan kesehatan, gizi, dan perawatan, layanan pengasuhan, layanan perlindungan, dan layanan kesejahteraan,” tutur Rossy.

Layanan pendidikan lanjutnya, menerapkan 10 prinsip dalam proses pembelajaran anak usia dini yaitu ; belajar melalui bermain, berorientasi pada perkembangan anak, dan kebutuhan anak, berpusat pada anak, pembelajaran aktif, berorientasi pada pengembangan nilai – nilai karakter, dan pengembangan kecakapan hidup, serta didukung oleh lingkungan yang kondusif yang berorientasi pada pembelajaran bersifat demokratis, serta memanfaatkan media belajar, sumber belajar, dan nara sumber.

Sementara untuk layanan kesehatan, gizi, dan perawatan kata Rossy, dilakukan dengan menggelar kegiatan rutin seperti menimbang berat badan, dan mengukur tinggi badan. Memberikan makanan tambahan yang sehat dan seimbang secara berkala. Membiasakan mencuci tangan, menjaga kebersihan diri, dan lingkungan, serta mengontrol kondisi fisik anak secara sederhana.

“Pengelola PAUD dalam menjalankan layanan pengasuhan membutuhkan kerja sama dengan orang tua melalui program parenting yang diisi dengan berbagai kegiatan yang dilakukan bersama baik di dalam maupun di luar kelas,” imbuhnya.

Layanan perlindungan harus menjadi bagian dari misi lembaga yang artinya semua anak yang berada di satuan PAUD harus terlindungi dari kekerasan fisik maupun non fisik. Layanan kesejahteraan berarti satuan PAUD memastikan setiap anak terpenuhi kebutuhan dasarnya yaitu kepastian identitas, kebutuhan fisik, dan rohani.

“Agar lima layanan PAUD ini dapat berjalan maksimal dibutuhkan sinergitas lintas sektoral yang melibatkan satuan PAUD, Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, Dinas Sosial, BKKBN, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, BPM, kepolisian, organisasi mitra, Posyandu, tokoh masyarakat, dan tentunya orang tua,” kunci Rossy.

 Komentar

Berita Terbaru
Nasional22 Juli 2026 21:05
Prabowo Lantik Sudaryono Pimpin Badan Gizi Nasional, Donny Ermawan dan Yos Sunitiyoso Nahkodai Universitas Republik Indonesia
Jakarta, Trotoar.id – Presiden Prabowo Subianto resmi melantik sejumlah pejabat strategis untuk memimpin Badan Gizi Nasional (BGN) dan Universitas R...
Daerah22 Juli 2026 20:56
Disdikbud Barru Tegaskan Insentif Guru TK/PAUD Belum Cair karena Regulasi, Anggaran Rp5 Miliar Sudah Disiapkan
Barru, Teotoar.id – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Barru menegaskan bahwa belum terealisasinya pembayaran insentif bagi guru ...
Daerah22 Juli 2026 20:51
Bupati Luwu Paparkan Strategi Perluasan Perlindungan Pekerja pada Wawancara Jamsostek Award Sulsel 2026
MAKASSAR, Trotoar.id – Bupati Luwu, Patahudding, memaparkan komitmen Pemerintah Kabupaten Luwu dalam memperluas perlindungan jaminan sosial ketenaga...
Daerah22 Juli 2026 20:47
Barru Tawarkan Industri Pengolahan Udang Terintegrasi di SSIC 2026, Proyek Diproyeksi Serap Ribuan Tenaga Kerja
Barru, Trotoar.id – Pemerintah Kabupaten Barru menawarkan proyek investasi strategis berupa industri pengolahan udang terintegrasi berbasis ekonomi ...