Pemda Sidrap

Bupati Sidrap Tawarkan Beras ke Tarakan, Buka Jalur Dagang Antardaerah

Suriadi
Suriadi

Minggu, 06 September 2026 17:21

Bupati Sidrap Tawarkan Beras ke Tarakan, Buka Jalur Dagang Antardaerah
9 / 100 Skor SEO

SIDRAP, Trotoar.id — Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) mulai membuka jalur baru untuk memperluas pasar komoditas pertaniannya.

Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif mengajak Wali Kota Tarakan Khairul melihat langsung sentra pertanian hingga industri pengolahan beras di daerahnya, Ahad (6/9/2026).

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya membangun komunikasi ekonomi antardaerah, khususnya membuka peluang perdagangan beras dan komoditas unggulan Sidrap ke Kota Tarakan.

Agenda itu dilakukan setelah keduanya menghadiri pembukaan MRD Celebes Series Grasstrack dan Motocross Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Sulawesi Selatan putaran ketiga, bersama Kapolres Sidrap AKBP Indra Waspada Yuda.

Dari arena olahraga, rombongan kemudian bergerak menuju kawasan persawahan di Desa Talumae, Kecamatan Watang Sidenreng.

Di tengah hamparan sawah, Syaharuddin memperkenalkan potensi pertanian Sidrap secara langsung kepada Wali Kota Tarakan.

Rombongan juga menyapa petani dan peternak sapi yang menjadi bagian dari aktivitas ekonomi masyarakat setempat.

Baca Juga  Ayah Cabuli Anaknya Hingga Belasan Tahun Akhirnya Diringkus Polisi

Bagi Syaharuddin, mempertemukan kepala daerah dengan sentra produksi secara langsung jauh lebih penting daripada sekadar membicarakan potensi di ruang pertemuan.

“Setelah pertemuan ini, kita berharap ke depan bisa saling bekerja sama, khususnya dalam bidang perdagangan. Sidrap memiliki potensi pertanian dan peternakan yang dapat dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan daerah lain,” ujar Syaharuddin.

Langkah berikutnya diarahkan pada komoditas yang menjadi salah satu kekuatan utama Sidrap, yakni beras.

Syaharuddin membawa Wali Kota Tarakan mengunjungi CV Sinar Sulawesi, salah satu industri pengolahan beras di Sidrap.

Di tempat tersebut, Khairul melihat langsung proses pengolahan beras, mulai dari produksi hingga produk siap dipasarkan.

Kunjungan itu sekaligus menjadi semacam “etalase” bagi Sidrap untuk menunjukkan bahwa komoditas pertaniannya tidak berhenti di tingkat produksi sawah, tetapi telah ditopang industri pengolahan yang memungkinkan produk dipasarkan ke wilayah lain.

Baca Juga  Forum Pencinta Alam Sinjai Minta Pengerjaan Bumi Perkemahan Dihentikan

“Kita melihat langsung produksi beras di CV Sinar Sulawesi. Produksi kita siap untuk dikirim, sehingga ini menjadi peluang kerja sama perdagangan antara Sidrap dan Tarakan,” jelas Syaharuddin.

Potensi kerja sama tersebut membuka peluang bagi beras produksi Sidrap untuk menembus pasar yang lebih jauh dari Sulawesi Selatan.

Bagi daerah sentra pertanian, memperluas pasar menjadi persoalan penting. Produksi yang besar harus diikuti jaringan distribusi dan akses pasar agar nilai ekonomi yang tercipta tidak berhenti di tingkat pedagang, tetapi dapat memberikan manfaat lebih besar kepada petani dan pelaku usaha.

Karena itu, Syaharuddin melihat hubungan antardaerah tidak semestinya berhenti pada agenda seremonial. Hubungan tersebut harus diterjemahkan menjadi transaksi ekonomi yang saling menguntungkan.

Wali Kota Tarakan Khairul menyambut baik kunjungan tersebut.

Menurutnya, melihat secara langsung sentra pertanian dan industri pengolahan beras memberikan gambaran lebih jelas mengenai potensi komoditas yang dapat dikembangkan melalui kerja sama perdagangan antardaerah.

Baca Juga  Sidrap Perkuat Ketahanan Pangan, Bupati dan Dirjen Kementan Serahkan Bantuan Alsintan

Bagi Sidrap, Tarakan dapat menjadi salah satu pintu untuk memperluas jangkauan pasar. Sebaliknya, kerja sama tersebut juga membuka peluang bagi Tarakan memperoleh pasokan komoditas dari salah satu daerah penghasil pertanian di Sulawesi Selatan.

Syaharuddin berharap komunikasi yang telah dibangun dapat segera ditindaklanjuti dalam bentuk kerja sama konkret, terutama perdagangan beras dan komoditas unggulan lainnya.

“Semoga silaturahmi ini membawa manfaat dan ke depan ada kerja sama yang nyata. Kita ingin produk-produk Sidrap semakin luas pemasarannya dan memberikan kesejahteraan bagi masyarakat,” pungkas Syaharuddin.

Jika komunikasi tersebut berlanjut menjadi kerja sama perdagangan, kunjungan dari sawah Talumae hingga pabrik pengolahan beras CV Sinar Sulawesi hari itu bukan sekadar kunjungan kepala daerah.

Itu bisa menjadi langkah awal membuka jalur baru bagi produk Sidrap menuju pasar di luar Sulawesi Selatan.

Penulis : Nono

 Komentar

Berita Terbaru
Metro24 Oktober 2026 21:57
Fatmawati Rusdi: Sulsel Siap Jadi Simpul Produksi dan Distribusi Pangan Sulampua
11 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO MAKASSAR, Trotoar.id — Sulawesi Selatan memperkuat posisinya sebagai salah satu sentra produksi sekali...
Metro24 Oktober 2026 17:52
Sulsel Fest 2026 Hadirkan 60 UMKM, Sediakan 40 Stan Gratis
12 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO MAKASSAR, Trotoar.id — Festival Koperasi dan UMKM Sulawesi Selatan 2026 (Sulsel Fest) menghadirkan pel...
Metro24 Oktober 2026 16:46
Aliyah Mustika Ilham Resmikan Identitas Baru MOMTOMOMS, Dorong Perempuan Saling Menguatkan
9 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO MAKASSAR, Trotoar.id — Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, mengapresiasi peran komunitas pe...
Metro24 Oktober 2026 13:49
Pj Sekda Sulsel Buka Musda III Permabudhi, Perkuat Kerukunan dan Kepedulian Lingkungan
10 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO MAKASSAR, Trotoar.id — Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, Andi Winarno Eka Putra, m...