Ahli Epidemologi Sebut Kasus Covid-19 di Sulsel Terkendali

ANTI CIBOL
ANTI CIBOL

Sabtu, 29 Agustus 2020 18:54

Ahli Epidemologi Sebut Kasus Covid-19 di Sulsel Terkendali

Makassar,Trotoar.id – Kordinator Wisata Duta Covid-19 Sulsel Husni Thamrin mengungkapkan angka reproduksi efektif (Rt) Sulsel di bawah 1 selama 19 hari secara berturut-turut.

“Hari ini merupakan hari ke 19 Rt Angka Reproduksi Efektif Sulsel dibawah 1, arti satu orang penderita tidak lagi menular satu orang, kalau itu berlangsung terus maka kejadian kasus akan terus menurun” kata Husni, Sabtu, (29/8/2020).

Menurutnya angka reproduksi efektif (Rt) di Jatim sudah di bawah 1 selama 11 Agustus – 29 Agustus 2020. Menandakan kasus Covid-19 semakin menurun.

Data Rt Sulsel pada 11 Agustus (0,97), 12 Agustus (0,95), 13 Agustus (0,89), 14 Agustus (0,89), 15 Agustus (0,84), 16 Agustus (0,87), 17 Agustus (0,85), 18 Agustus (0,88), 19 Agustus (0,91), 20 Agustus (0,91), 21 Agustus (0,94), 22 Agustus (0,91), 23 Agustus (0,94), 24 Agustus (0,88), 25 Agustus (0,88), 26 Agustus (0,86), 27 Agustus (0,87), 28 Agustus (0,88), 29 Agustus (0,92).

Turunnya RT Sulsel, kata Husni, merupakan hasil kesadaran masyarakat dalam penerapan protokol kesehatan. Namun ia berharap peran masyarakat untuk tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan dengan memakai masker, menjaga jarak dan selalu cuci tangan.

Menurut Ahli Epidemologi

Ketua Perhimpunan Ahli Epidemologi (PAEI) Pengurus Cabang Sulawesi Selatan Prof Ridwan Amiruddin mengatakan kasus Covid-19 Sulsel Terkendali

“Pertumbuhan kasus Covid-19 di Sul Sel yang secara gradual menurun sejak pertengahan Juli 2020 hingga 29 Agustus dengan Rt 0.68-0 89,” kata Prof Ridwan

Menurutnya menurunnya kasus mengindikasikan wilayah Sulsel secara bertahap mulai memenuhi kriteria terkendali dengan Angaka Reproduksi Efektif (Rt) dibawah satu.

Selain itu, Indikator yang lain yang perlu dipenuhi adalah indikator surveillance yang meliputi angka positif rate specimen yang diperiksa masih tinggi sekitar 13-17%.

“Indikator ini masih jauh dari standar di bawah 5%. Begitu juga jumlah specimen per minggu yang baru sampai 0.3/1000 per minggu dengan standar 1/1000/minggu,” katanya.

Ia menyarankan Sulsel masih perlu melakukan upaya intensif untuk melakuksn tracing kepada kontak erat setiap kasus terkonfirmasi.

“Secara umum Upaya intervensi yang telah dilakukan selama ini mulai menunjukkan hasil, termasuk pemberlakuan perwali 36/2020. upaya program trisula Covid-19 Sulsel 2020. berupa tracing, testing dan edukasi terus berjalan,” katanya. (Alam)

 Komentar

Berita Terbaru
Metro08 Juli 2026 18:42
Gubernur Andi Sudirman Lepas Bantuan Pertanian Rp323 Miliar untuk 24 Kabupaten/Kota di Sulsel
Makassar, Trotoar.id — Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, secara resmi melepas penyaluran bantuan bibit dan alat mesin pertanian (al...
Daerah08 Juli 2026 16:37
Wali Kota Makassar Instruksikan Nobar Piala Dunia 2026 di 15 Kecamatan, Libatkan UMKM dan PKL
Makassar, Trotoar.id — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menginstruksikan seluruh camat di 15 kecamatan untuk menyelenggarakan nonton bareng (n...
Daerah08 Juli 2026 16:33
Wabup Barru Tinjau Pasar Pekkae, Perintahkan Pembukaan Akses Utara
Barru, Trotoar.id — Wakil Bupati Barru, Dr. Ir. Abustan A. Bintang, M.Si., turun langsung meninjau Pasar Pekkae, Kecamatan Tanete Rilau, Selasa (7/7...
Daerah08 Juli 2026 16:25
Transaksi UMKM Porsenijar Sidrap Tembus Rp4,2 Miliar
Sidrap, Trotoar.id — Pelaksanaan Pekan Olahraga dan Seni Pelajar (Porsenijar) Sulawesi Selatan 2026 memberikan dampak signifikan terhadap perputaran...