Ibu-Ibu Nelayan Kodingareng Aksi Ditengah Laut, 30 Perahu Kelilingi Kapal Penambang Pasir

ANTI CIBOL
ANTI CIBOL

Rabu, 09 September 2020 17:56

Ibu-Ibu Nelayan Kodingareng Aksi Ditengah Laut, 30 Perahu Kelilingi Kapal Penambang Pasir

Makassar, Trotoar.id – Nelayan Pulau Kodingareng beserta ibu-ibu dan istri nelayan kembali melakulan aksi demonstrasi di tengah laut menolak kehadiran kapal asal Belanda “Queen of The Netherlands” yang melakukan aktivitas tambang pasir laut di wilayah tangkap mereka, Rabu (9/9/2020).

Salah satu perwakilan Aliansi Selamatkan Pesisir atau ASP, Fadly mengatakan, aksi tersebut adalah yang kesekian sekalinya dari nelayan Kodingareng untuk menegaskan konsistensi mereka menolak tambang pasir laut hingga hari ini.

Tepat pukul 07.50 Wita pagi tadi, kapal penambang tersebut melintasi pulau Kodingareng. Lalu sekitar pukul 09.00 Wita, rombongan massa aksi berangkat dari pulau untuk menuju ke Copong Keke, wilayah tangkap nelayan yang sekarang menjadi lokasi pertambangan.

“Tercatat sekitar 30 perahu yang melakukan aksi di sekitar kapal penambang tersebut. Aksi yang dilakukan oleh para nelayan adalah aksi demonstrasi damai, tanpa kekerasan sedikitpun,” katanya.

Dia menambahkan, mengingat aksi-aksi sebelumnya yang telah dimanfaatkan oleh perusahaan sebagai celah kriminalisasi terhadap para nelayan.

Sementara itu, Zakia, seorang ibu-ibu yang juga ikut aksi bersama nelayan mengungkapkan bahwa ada 30 perahu yang melakukan aksi demonstrasi tersebut hanya mengelilingi kapal milik Boskalis yang masih menambang.

“Kapal penambang tersebut sama sekali tidak menghiraukan kehadiran para nelayan yang melakukan aksi demonstrasi damai,” bebernya kepada Jurnalis Trotoar.

Akhirnya setelah hampir 2 jam melakukan aksi damai namun tidak dihiraukan oleh Boskalis.

“Para nelayan memutuskan untuk kembali ke pulau karena ombak semakin tinggi mengingat sebagian massa aksi adalah ibu-ibu dan sebagian lagi menjauh untuk mencari tempat pemancingan yang baru karena wilayah tangkap mereka yang sekarang sudah dirampas oleh Boskalis,” imbuhnya.

Zakia juga mengaku bahwa ia bersama para istri nelayan lainnya akan kembali melakukan aksi yang lebih besar lagi. (Alam)

 Komentar

Berita Terbaru
Metro09 Mei 2026 22:43
Kafilah MTQ Makassar Raih 47 Juara, Wali Kota Munafri Arifuddin Berikan Bonus
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Pemerintah Kota Makassar memberikan apresiasi berupa bonus kepada kafilah Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Kota Makassar yang ...
Olahraga09 Mei 2026 22:32
Munafri Arifuddin Buka Sipakracca MMA Sulsel, 100 Atlet Siap Bertarung Menuju Level Dunia
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Kota Makassar kembali menunjukkan komitmennya dalam mendorong prestasi olahraga dengan menjadi tuan rumah turnamen perdana Si...
Metro09 Mei 2026 21:06
Pemkot Makassar Terapkan Sistem Merit Berbasis Digital, Munafri Tegaskan Karier ASN Harus Transparan
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Pemerintah Kota Makassar terus mendorong reformasi birokrasi melalui penerapan sistem merit berbasis digital dalam pengelolaa...
Daerah09 Mei 2026 21:04
Bupati Sidrap Dorong Petani Modern, Kolaborasi Teknologi dan Mekanisasi Jadi Kunci
SIDRAP, TROTOAR.ID — Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Syaharuddin Alrif, menegaskan bahwa transformasi menuju petani modern harus ditopang oleh ko...