Massa Desak Polairud Polda Sulsel Lepas Nelayan Dan Wartawan Yang Tangkap

ANTI CIBOL
ANTI CIBOL

Sabtu, 12 September 2020 20:20

Massa Desak Polairud Polda Sulsel Lepas Nelayan Dan Wartawan Yang Tangkap

Makassar,Trotoar.id- Aliansi Selamatkan Pesisir bersama sejumlah individu dan kelompok pemuda dan mahasiswa bersolidaritas melakukan aksi respon cepat di depan Kantor Polairud Polda Sulsel, Jalan Ujung Pandang, Kota Makassar.

Mereka mendesak Polairud Polda Sulsel untuk segera membebaskan 12 orang yang ditangkap, yang di antaranya ada unsur nelayan, mahasiswa, dan pers mahasiswa (Persma).

“Ini adalah aksi solidaritas, respon cepat agar segera dibebaskan,” kata salah satu orator, Parle, dalam orasinya di depan Polairud, Sabtu, (12/9).

Sementara itu, Humas Aliansi Selamtkan Pesisir, Ahmad mengatakn bahwa nelayan ini melakukan aksi lantaran memperjuangkan hidupnya.

“Perjuangannya sudah bertahun-tahun tapi tak mendapat respon, malah dikriminalisasi,” pungkasnya.

IMG 20200912 WA0027

Berdasarkan data yang dihimpun dan hasil wawancara di lokasi, Persma yang ditangkap itu ada 3 orang, yakni Mansur dari Lembaga Pers Mahasiswa Unit Penulisan dan Penerbitan Mahasiswa (UPPM) Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar yang juga merupakan Jurnalis Barrupos.id.

“Betul itu jurnalis kami. Saya sudah hubungi ketua Jurnalis Online Indonesia (JOIN) Sulsel untuk membantu komunkasi ke Polairud Polda Sulsel,” kata Pimpinan Redaksi Barrupos, Irfan saat dikonfirmasi oleh Jurnalis Trotoar.

Sementara satunya lagi, Rayhan yang merupakan jurnalis foto di LPM UPPM UMI ikut tertangkap dalam aksi nelayan pada Sabtu, (12/9) pagi tadi.

“Mansur dan Rayhan adalah jurnalis kami, dan mereka ditugaskan meliput di Kodingareng, dan tertangkap petugas Polair saat meliput aksi demonstrasi nelayan Kodingareng,” tegas dia.

Bahkan ketua LPM Unit Kegiatan Pers Mahasiswa (UKPM) Universitas Hasanuddin (Unhas), Hendra pun tertangkap, yang semula bertujuan membuat video dokumenter di lokasi tambang pasir laut di sekitar Pulau Kodingareng.

Dikonfirmasi kepada Kombes Pol Heri Wiyanto selaku Direktur Polairud Polda Sulsel terkait Persma dan Jurnalis Barrupos yang ditangkap tersebut, dirinya terkesan heran.

“Dia wartawan atau mahasiswa. Bisa merangkap kah?,” ujarnya saat dikonfirmasi oleh Jurnalis Trotoar.

Terpisah, Ketua JOIN Sulsel, Sabri mengatakan bahwa ia akan memediasi hal ini, “Nanti malam saya mediasi,” katanya. (Alam)

 Komentar

Berita Terbaru
Daerah07 Agustus 2026 14:54
Dari Buku ke Masa Depan, Andi Ina Pastikan Bantuan Kemendikdasmen Perkuat Budaya Literasi Anak Barru
MAKASSAR, Trotoar.id – Komitmen Pemerintah Kabupaten Barru membangun generasi yang gemar membaca kembali mendapat dukungan dari Pemerintah Pusat. Us...
Parlemen07 Agustus 2026 13:51
Umiyati Apresiasi Langkah KONI Makassar Lindungi Atlet PORPROV Lewat BPJS Ketenagakerjaan
MAKASSAR, Trotoar.id – Di balik ambisi meraih gelar juara pada Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) Sulawesi Selatan 2026, Komite Olahraga Nasional Ind...
Metro07 Agustus 2026 12:48
Surplus Rp130 Miliar Jadi Sinyal Positif, Bapenda Makassar Genjot Pendapatan dan Bersih-bersih Pajak
MAKASSAR, Trotoar.id — Di tengah tantangan fiskal yang dihadapi banyak pemerintah daerah, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Makassar justru men...
Politik06 Agustus 2026 15:53
Golkar Sulsel Bersiap dengan Wajah Baru, IAS Targetkan Struktur Rampung Pekan Depan
Makassar, Tritoar.id – Langkah konsolidasi Partai Golkar Sulawesi Selatan memasuki fase akhir.  Setelah melalui serangkaian pembahasan intensif, ti...