Dua pelajar Asal Sinjai Jadi Korban Penganiayaan Oknum Satpol PP

Suriadi
Suriadi

Sabtu, 26 September 2020 18:37

Dua pelajar Asal Sinjai Jadi Korban Penganiayaan Oknum Satpol PP

MAKASSAR, TROTOAR.ID – Seorang Pelajar asal Kabupaten Sinjai yang sedang melakukan magang di Kota Makassar menjadi korban Penganiayaan orang yang diduga Polisi Pamong Praja

Hingga kini korban mengalami luka yang cukup serius di tangan dan di punggung, hingga keluarga korban. Me gaku keberatan atas apa yang di alami keluarganya

Oknum yang diduga anggota satpol PP melakukan tindak penganiayaan terhadap 2 orang pemuda asal Kabupaten Sinjai di jalan Landak, Kecamatan Rappocini, Kota Makassar.

2 korban yang masih belasan tahun ini adalah Haris (19) dan Ikhsan (18). Masing-masing berasal dari Kalobba, Kecamatan Tellulimpoe, Kabupaten Sinjai. Dalam foto yang beredar, tangan dan punggung korban terlihat jelas mengalami luka serius, Sabtu, (26/9/2020).

Dikonfirmasi keluarga korban di Sinjai, Sudirman Cecep mengatakan bahwa dirinya sangat keberatan.

“Ikhsan korban penganiayaan sedang melakukan magang di Makassar yang juga masih sekolah dari SMK Mannanti Sinjai,” katanya saat dihubungi Jurnalis Trotoar.

Salah satu korban, Irsan menuturkan bahwa kejadiannya sekitar pukul 02:00 Wita dini hari.

“Kita meninggalkan kost sekitar setengah 2 malam. Tepatnya di jalan Landak [Rappocini], kita menemui segerombolan geng balap liar tapi kita tetap melanjutkan perjalanan, kemudian kita diserang 2 orang menggunakan motor Scoppy,” tutur Irsan kepada awak media.

Pelaku lalu menarik baju korban Iksan sehingga terjatuh dari kendaraan yang tengah melaju, di sinilah penganiayaan terjadi. Dengan berbekal batu, pelaku melempar Haris.

Lanjut Haris, meski saat kejadian ada warga di sekitar tetapi pelaku mengaku seorang anggota TNI sehingga warga tak berani mendekat dan menolong mereka

“Selesai terjadinya penganiayaan kami bari tahu identitas pelaku ternyata Satpol PP Provinsi Sulawesi Selatan,” terang Irsan.

Terpisah, Reskrim Polsek Rappocini, Bripka Sabbarang saat dikonfirmasi awak media, Sabtu, (26/9), membenarkan hal tersebut.

“Iya benar adanya dugaan tersebut, sementara dalam proses penyelidikan. Belum jelas Satpol PP sudah terangkat atau masih honorer. Kami sementara mengumpulkan bukti-bukti dalam proses penyelidikan,” tandasnya.(***)

 Komentar

Berita Terbaru
Nasional02 September 2026 02:06
Pangdam XIV/Hasanuddin Tenangkan Istri Prajurit, Rumahnya Dilalap Si Jago Merah di Asrama TNI Mattoangin
MAKASSAR, Trotoar.id — Tak ada yang lebih menyakitkan daripada melihat tempat pulang yang dibangun dengan susah payah, tiba-tiba berubah menjadi bar...
Metro01 September 2026 19:45
Raih 44 Emas, Sulsel Juara Umum Kejurnas Karate-Do Gojukai Piala Jaksa Agung 2026
MAKASSAR, Trotoar.id — Kontingen Pengurus Daerah (Pengda) Karate-Do Gojukai Indonesia Sulawesi Selatan tampil sebagai juara umum Kejuaraan Nasional ...
Olahraga01 September 2026 18:41
Piala Gubernur Sulsel 2026 Bergulir, Enrekang-Bone-Jeneponto Buka Turnamen dengan Kemenangan Telak
MAKASSAR, Trotoar.id— Piala Gubernur Sulawesi Selatan 2026 resmi bergulir serentak di empat zona regional. Pada laga pembuka, Enrekang, Bone, dan Je...
Metro01 September 2026 17:36
Gerak Bersama PKK, Sulsel Perkuat Koperasi untuk Dorong Kemandirian Ekonomi Keluarga
MAKASSAR, Trotoar.id— Tim Penggerak PKK Provinsi Sulawesi Selatan bersama Dinas Koperasi dan UKM Sulsel memperkuat kapasitas pengurus Koperasi PKK s...