Jadi Sasaran Fitnah, Pengamat Sebut Ada yang Panik “Berhadapan” Danny-Fatma

Suriadi
Suriadi

Selasa, 20 Oktober 2020 18:14

Jadi Sasaran Fitnah, Pengamat Sebut Ada yang Panik “Berhadapan” Danny-Fatma

TROTOAR. ID, MAKASSAR – Rentetan tuduhan yang dialami pasangan M Ramdhan Pomanto-Fatmawati Rusdi (Danny-Fatma) dinilai bentuk kepanikan dan ketakutan dari pihak tertentu jelang pencoblosan Pilkada Makassar.

Menurut pengamat politik Ibnu Hadjar Yusuf, pasangan yang sedang dalam posisi kuat dan unggul, biasanya menjadi sasaran utama untuk dijatuhkan oleh pihak tertentu. Hal itu terkonfirmasi dari survei lembaga CRC yang merekam bahwa pasangan Danny-Fatma unggul jauh dari lawan politiknya.

“Saya melihat bahwa dominasi Danny-Fatma yang menjadikannya diterpa oleh dinamika politik sekarang ini. Serangan darat, laut, dan udara ke pasangan ini sangat gencar menjelang pencoblosan,” kata Ibnu Hadjar Yusuf, Selasa (20/10/2020).

Akademisi Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar (UINAM) ini menilai, upaya downgrade atau skenario mendiskualifikasi kandidat kuat dalam setiap hajatan politik, bisa dibaca sebagai bentuk ketakutan dan kepanikan yang diduga dari lawan politik.

“Bacaan psikologinya memang seperti itu. Ketika ada gerakan yang begitu masif jelang hari H, bisa saja ada dugaan kepanikan dari kubu lain,” paparnya.

Dalam amatannya, Ibnu memberikan jempol kepada Danny dan Fatma yang tetap santun menghadapi serangan yang dialami. “Pak Danny dan Bu Fatma cukup tenang menanggapi ini semua, tanpa keluar dari substansi perjuangan pencalonan mereka. Mereka tetap konsisten melakukan sosialisasi, melakukan kampanye yang memang masyarakat menunggu itu. Itu sangat natural,” ucapnya.

Ketenangan Danny-Fatma, kata dia, bisa dianggap sebagai bentuk konsistensi untuk terus adu gagasan dan program demi menciptakan kontestasi yang berkualitas.

“Ayo kampanyekan misi dan visinya, berjuang tanpa harus gontok-gontokan, tanpa harus mencederai sistem demokrasi. Inilah seharusnya momentum untuk memberikan pencerahan politik kepada publik, yang mendidik dan mencerahkan. Nikmatilah alurnya,” bebernya.

Jangan sampai, lanjut Ibnu, masyarakat memperoleh contoh tidak mendidik. “Tidak usah pertontonkan hal-hal aneh. Masyarakat akan menertawai itu. Kasihan juga melihatnya, kan. Cobalah bersaing dengan cara yang lebih elegan. Jangan jadikan masyarakat justru mendapatkan pembohongan dan pembodohan politik,” pungkasnya.

Sementara itu, Guru Besar Universitas Hasanuddin (Unhas), Prof Aminuddin Ilmar, berpandangan, ketenangan Danny-Fatma dalam menghadapi tudingan negatif menjadi penilaian positif bagi warga Kota Makassar.

“Ini akan dinilai oleh masyarakat dan pemilih di Makassar. Saya rasa masyarakat di Makassar sudah berpengalaman terhadap apa yang terjadi. Mari berkompetisi secara sehat dan menyerahkan pilihan kepada masyarakat,” kata Prof Ilmar, Selasa (20/10/2020).

Prof Ilmar mengatakan, jika memang nantinya persoalan ini terbukti dilakukan oleh pihak tertentu yang ingin menjatuhkan Danny-Fatma, maka mesti mendapat tindak lanjut. “Kalau memang itu jebakan, harus ditelusuri lebih jauh,” tandas Prof Ilmar. (*)

 Komentar

Berita Terbaru
Nasional02 September 2026 02:06
Pangdam XIV/Hasanuddin Tenangkan Istri Prajurit, Rumahnya Dilalap Si Jago Merah di Asrama TNI Mattoangin
MAKASSAR, Trotoar.id — Tak ada yang lebih menyakitkan daripada melihat tempat pulang yang dibangun dengan susah payah, tiba-tiba berubah menjadi bar...
Metro01 September 2026 19:45
Raih 44 Emas, Sulsel Juara Umum Kejurnas Karate-Do Gojukai Piala Jaksa Agung 2026
MAKASSAR, Trotoar.id — Kontingen Pengurus Daerah (Pengda) Karate-Do Gojukai Indonesia Sulawesi Selatan tampil sebagai juara umum Kejuaraan Nasional ...
Olahraga01 September 2026 18:41
Piala Gubernur Sulsel 2026 Bergulir, Enrekang-Bone-Jeneponto Buka Turnamen dengan Kemenangan Telak
MAKASSAR, Trotoar.id— Piala Gubernur Sulawesi Selatan 2026 resmi bergulir serentak di empat zona regional. Pada laga pembuka, Enrekang, Bone, dan Je...
Metro01 September 2026 17:36
Gerak Bersama PKK, Sulsel Perkuat Koperasi untuk Dorong Kemandirian Ekonomi Keluarga
MAKASSAR, Trotoar.id— Tim Penggerak PKK Provinsi Sulawesi Selatan bersama Dinas Koperasi dan UKM Sulsel memperkuat kapasitas pengurus Koperasi PKK s...