Di Luwu, Syaharuddin Alrif Berikan Tips Budidaya Tanaman Porang

Suriadi
Suriadi

Sabtu, 24 Oktober 2020 15:27

Di Luwu, Syaharuddin Alrif Berikan Tips Budidaya Tanaman Porang

TROTOAR. ID, MAKASSAR — – Pembina Kelompok Tani Semangat Milenial Sidrap, Syaharuddin Alrif, bertandang ke Kabupaten Luwu, Sulsel, untuk memberi edukasi dan cara bertani porang kepada kelompok tani.

Wakil Ketua DPRD Sulsel itu hadir sebagai pembicara dalam kegiatan sosialisasi budidaya dan Kur Tani Porang yang digelar di Rujab Bupati Luwu, Belopa, Jumat (23/10/2020).

Pada kesempatan ini, Syahar berbicara dipanel bersama Ketua KNPI Provinsi Sulsel Arham Basmin, Kepala Bank BRI Luwu Triyono Priyono dan Bupati Luwu Basmin Mattayang.

Kurang-lebih 30 menit Syahar memaparkan bagaimana keberhasilannya memanfaatkan tanaman porang sehingga menjadi pilot project komoditas ekspor ini di Sulsel.

“Saya terinspirasi bagaimana memanfaatkan lahan tidur dengan cara menanam komoditas ekspor dengan gampang dan tidak ribet,” ujar Penerima Penghargaan Petani Porang Inspiratif 2020 dari Presiden Jokowi melalui Kementerian Pertanian

Menurut Syahar,lahan pertanian porang miliknya di Kabupaten Sidrap dikelola secara moderen dan profesional, sehingga hanya dalam waktu delapan bulan, satu tanaman porang miliknya menghasilkan buah seberat tujuh kilo dan dipanen oleh Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo.

Hal inilah mendorong Sekretaris DPW NasDem Sulsel itu hadir untuk berbagi ilmu dengan warga Luwu tentang cara berbudidaya porang, agar manfaat ekonominya juga dapat dirasakan.

“Karena kami sudah berhasil, makanya mau pindahkan ilmu supaya kita di sini juga berhasil. Kita siapkan modal dan kita harap petani di sini bersemangat menjadi petani kaya,” pinta Syahar.

Selain itu, Syahar juga menyebut Kementerian Pertanian telah menunjuk Bank BRI untuk menyalurkan kredit usaha rakyat (KUR) yang dialokasikan ke Sulsel sebesar Rp3 triliun.

Dana sebesar itu diharap Syahar dapat dimanfaatkan petani Luwu untuk bertani Porang. Adapun syaratnya, petani cukup menyediakan lahan minimal seluas satu hektar.

“Sebagai ancang-ancang 500 hektare untuk tahap pertama di Luwu. Kalau berhasil, 2 ribu hektare,” Tutup Suami Hj.Haslinda Hasan ini (***)

 Komentar

Berita Terbaru
Parlemen14 Juli 2026 19:01
Komisi E DPRD Sulsel “Kuliti” Dinas Pendidikan, Ribuan Siswa Tak Tertampung di SMA/SMK Negeri
Makassar, Trotoar.id — Komisi E DPRD Sulawesi Selatan melontarkan kritik tajam terhadap kinerja Dinas Pendidikan Provinsi Sulsel menyusul banyaknya ...
Nasional14 Juli 2026 18:13
Walk Out Bupati Gowa di Pusaran Hak Angket, Sidang Pansus Berubah Jadi Arena Benturan Kekuasaan
Gowa, Trotoar.id — Ruang sidang Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket DPRD Kabupaten Gowa yang awalnya diproyeksikan menjadi panggung klarifikasi, just...
Metro14 Juli 2026 18:02
Makassar Jadi Laboratorium Digital Bansos, 6.000 Agen Disiapkan Awasi Akurasi dan Transparansi
Makassar, Trotoar.id — Pemerintah Kota Makassar kembali mendapat panggung dalam agenda transformasi digital nasional. Kali ini, Kementerian Sosial R...
Metro14 Juli 2026 17:59
Pemkot Makassar Perkuat Mitigasi Bencana, Libatkan 23 Kampus dan Siapkan 23 Ribu Mahasiswa Tangguh
Makassar, Trotoar.id — Pemerintah Kota Makassar kian serius memperkuat sistem mitigasi kebencanaan di tengah meningkatnya ancaman banjir, cuaca ekst...