Wagub Sulsel Tinjau Progres Tahap II Pembangunan Bendungan Karalloe

Awal Febri
Awal Febri

Minggu, 22 November 2020 13:58

Wagub Sulsel Tinjau Progres Tahap II Pembangunan Bendungan Karalloe

TROTOAR.ID, JENEPONTO, – Wakil Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Andi Sudirman Sulaiman, meninjau lokasi pembangunan Bendungan Karalloe tahap II, Sabtu, 21 November 2020. Saat ini, progresnya sudah di atas 80 persen.

Bendungan Karalloe terletak di perbatasan Kabupaten Gowa-Jeneponto. Tepatnya di Desa Garing dan Desa Datara, Kecamatan Tompobulu, dan Desa Taring, Kelurahan Tonrorita, Kecamatan Biring Bulu, Kabupaten Gowa.

Bendungan yang berlokasi 137 km dari arah tenggara Kota Makassar itu telah didesain sejak tahun 1997. Bendungan itu memiliki ketinggian 85 meter.

PPK BBWS JP Arfandi menyampaikan, bendungan yang dibangun di Kabupaten Gowa ini, akan dirasakan manfaatnya oleh Kabupaten Jeneponto. Pembangunan melalui Balai Besar Wilayah Sungai Pompengan-Jeneberang ini dilakukan dua tahap yang berasal dari APBN. Tahap pertama dengan nilai Rp 578 miliar dan tahap kedua senilai sekitar Rp 689 miliar.

“Untuk paket satu, kontrak tahun 2013 dan selesai di tahun 2019. Untuk paket dua, pelaksanaan konstruksi 25 Mei 2018 – 9 Desember 2021. Saat ini progresnya sudah di atas 80 persen,” ungkap Arfandi.

Nantinya, beragam manfaat atas bendungan itu. Diantaranya irigasi 7.004 hektare, air baku kurang lebih 440 liter/detik, pembangkit listrik tenaga air kurang lebih 4,5 MW, pengendali banjir, konservasi sumber daya air, dan pengembangan pariwisata.

Sasaran dari bendungan ini yakni mampu meningkatkan cadangan air, peningkatan luas tanam dari empat ribu hektare menjadi 7.004 hektar, peningkatan intensitas tanam dari 150 persen menjadi 250 persen, dan peningkatan tarif hidup masyarakat.

Wagub Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, mengaku takjub dengan desain bendungan itu. Selain bermanfaat untuk pengendali banjir dan mengairi lahan, juga bisa menjadi objek wisata, dengan menghadirkan spot pemandangan yang indah.

“Kita akan mengurai kekeringan lahan pertanian Jeneponto secara bertahap. Alhamdulillah bendungan ini adalah Proyek Strategis Nasional (PSN) saat ini sudah di atas 80 persen progresnya. Masih in progress, Insya Allah tahun depan sudah selesai. Dengan kapasitas mengairi 7.004 hektare dan tenaga listrik 4,5 MW,” jelasnya.

“Sangat bagus desainnya. Menarik karena ada spot wisata, dengan desain yang modern dan rumah bangunan minimalis sekitarnya nan rapi,” lanjutnya.

Ia pun mengingatkan para pekerja untuk tetap menjaga kesehatan dalam bekerja. Khususnya memperhatikan protokol kesehatan dalam upaya pencegahan penularan Covid-19. (*)

 Komentar

Berita Terbaru
Daerah08 Mei 2026 19:05
Pemkab Sidrap Dorong Konsumsi Telur demi Cegah Stunting
SIDRAP, TROTOAR.ID – Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) terus menggencarkan upaya pencegahan stunting melalui edukasi pemenuhan gizi ke...
Daerah08 Mei 2026 19:00
55 Anggota BPD Dilantik, Bupati Andi Utta Tekankan Sinergi Bangun Desa
BULUKUMBA, TROTOAR.ID – Bupati Bulukumba Andi Muchtar Ali Yusuf melantik sebanyak 55 anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dari 11 desa di Kabupa...
News08 Mei 2026 16:08
Wabup Sidrap Distribusikan Tablet Tambah Darah, Dorong Pencegahan Stunting Sejak Remaja
SIDRAP, TROTOAR.ID – Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) terus memperkuat komitmen dalam mencetak generasi sehat melalui gerakan bersama...
Daerah08 Mei 2026 15:47
KKP Kampanyekan Perlindungan Nelayan di Bulukumba, Bupati Andi Utta Tekankan Migrasi Aman dan Legal
BULUKUMBA, TROTOAR.ID – Pemerintah Kabupaten Bulukumba bersama Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menggelar kampanye informasi publik terkait ...