TROTOAR.ID – Legenda sepak bola Diego Maradona dikabarkan meninggal dunia pada Rabu (25/11) karena serangan jantung. Maradona meninggal dunia di usianya yang ke-60.
Berita meninggalnya Maradona dikonfirmasi oleh berbagai sumber terpercaya. Salah satunya adalah jurnalis kenamaan asal Italia, Fabrizio Romano.
Lewat akun Twitter miliknya, Romano mengucapkan bela sungkawa untuk eks penggawa Boca Juniors dan Napoli itu. “Diego Armando Maradona telah meninggal dunia. Tak ada yang bisa diungkapkan, sebuah kabar yang sedih. RIP, kawan,” kicau Romano.
Dilansir media Argentina Clarin dan Ole, Maradona sedang berada di kawasan Tigre saat serangan itu datang. Ia baru saja meninggalkan rumah sakit setelah menjalani operasi otak.
Sejak pensiun pada 1997, Maradona diketahui sering menderita masalah kesehatan. Pemenang Piala Dunia 1986 bersama Argentina itu sempat dirawat akibat pendarahan internal perut pada Januari 2019.
Pada 2004 silam, Maradona juga dilarikan ke rumah sakit karena penyakit jantung dan pernapasan parah terkait kecanduan narkoba. Ia pun pernah menjalani operasi lambung untuk mengontrol berat badannya.
Kabar kematian Maradona pun membuat fans berduka. Tagar #Rest In Peace#Maradona hingga kini menjadi trending topik di lini masa Twitter.
Maradona lahir dalam kemiskinan pada tanggal 30 Oktober 1960 di Lanus tetapi menghabiskan masa kecilnya di Villa Fiorito. Dia adalah anak ke 4 dari 6 bersaudara.
Maradona memulai debutnya bersama Argentina pada usia 16 tahun melawan Hongaria pada 27 Februari 1977. Pada usia 18 tahun Maradona berpartisipasi dalam Piala Dunia Junior yang diselenggarakan di Jepang.
Maradona sangat berjasa untuk Argentina saat memenangi Piala Dunia 1986. Ia juga sangat dihormati di kota Naples usai membawa Napoli meraih gelar Scudetto dua kali sampai Piala UEFA.
Di akun Twitter nya, Cristiano Ronaldo telah memberikan penghormatan di media sosial.
“Hari ini saya mengucapkan selamat tinggal kepada seorang teman dan dunia mengucapkan selamat tinggal kepada seorang jenius yang abadi. Salah satu yang terbaik. Seorang pesulap yang tak tertandingi. Dia pergi terlalu cepat, tetapi meninggalkan warisan tanpa batas dan kekosongan yang tidak akan pernah terisi. Beristirahatlah dengan damai, ace. Anda tidak akan pernah dilupakan,” tulisnya.
Bukan hanya CR, tapi Leonel Messo juga memberika ucapan bela sungkawa, “Hari yang sangat menyedihkan untuk semua orang Argentina dan untuk sepakbola. Dia meninggalkan kita tetapi tidak pergi, karena Diego abadi. Saya menyimpan semua momen indah yang tinggal bersamanya dan saya menyampaikan belasungkawa kepada semua keluarga dan teman-temannya. Rip,” dikutip Guardian.
(Source: WK/ Guardian)
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menegaskan komitmennya untuk menindaklanjuti seluruh rekomendasi DPRD terhadap…
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Soppeng, Andi Kaswadi Razak, menyatakan kesiapan…
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Pinrang, Usman Marham, mengajak seluruh kader…
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Pemerintah Kota Makassar menertibkan sebanyak 178 lapak pedagang kaki lima (PKL) yang…
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menyampaikan apresiasi kepada jajaran kepolisian atas langkah…
MAKASSAR, TROTOAR.ID — DPRD Provinsi Sulawesi Selatan menyoroti praktik pergeseran atau parsial anggaran yang dinilai…
This website uses cookies.