TROTOAR.ID, Makassar – Hujan deras terus mengguyur Kota Makassar, Sulawesi Selatan, pada dua hari terakhir dan menyebabkan genangan air di sejumlah ruas jalan utama di Makassar, seperti di Jalan Urip Sumoharjo tepat di depan Kantor Gubernur Sulsel. Sehingga sangat sulit menghindari potensi banjir.

Pj Wali Kota Makassar Rudy Djamaluddin menanggapi terkait banjir tersebut. Menurutnya, ini bagian dari buruknya mitigasi lingkungan. Proses pembangunan beberapa tahun lalu dinilai turut memberi andil terjadinya banjir di Makassar.
“(Penyebab banjir karena) berubahnya sistem keseimbangan alam,” kata Rudy, Senin (18/1).
Baca Juga :
Banjir yang terjadi di Makassar, kata Rudy merupakan rentetan akumulasi dari penyebab kecil yang tidak disadari puluhan tahun lalu.
Penyebab lain, kata dia, adalah banyaknya bangunan yang berdiri di daerah resapan air.
“Pada saat dibangun rumah pertama mungkin tidak apa-apa. Pada saat kita sudah bermukim kita membuang sampah, pada saat kita membuang tidak banjir memang tapi akumulasi semua itu,” tuturnya.
Akibat dari semua itu, jika curah hujan tinggi datang sehingga genangan air yang bisa memicu banjir dalam waktu yang sangat cepat. (A)




Komentar