2 Hari Diintai Polisi, Kini Si Pembuat Surat Rapid Antigen Palsu di Sulsel Akhirnya Ditangkap

Suriadi
Suriadi

Minggu, 31 Januari 2021 14:54

Dokumen hasil tes rapid antigen, perbedaan yang palsu dan yang asli. (Dok: Hms)
Dokumen hasil tes rapid antigen, perbedaan yang palsu dan yang asli. (Dok: Hms)

TROTOAR.ID – Berinisial AH (39), tersangka pelaku pembuat surat tes rapid antigen palsu di Sulawesi Selatan, yang sebelumnya dikejar polisi karena kabur dan bersembunyi ke rumah keluarganya di Desa Kurusumaga, Kecamatan Tanralili, Kabupaten Maros, akhirnya ditangkap, pada Minggu (31/1/2021) dini hari.

AH kabur pasca viralnya berita tentang 18 calon penumpang di Bandara Sultan Hasanuddin gagal diberangkatkan karena menggunakan surat rapid antigen palsu.

Baca Juga  Keroyok Anggota Polri, Dua Pemuda Jalan Sukaria Nginap di Hotel Prodeo

Polisi juga sempat mencari pelaku di tempat kerjanya di Rumah Sakit Universitas Indonesia Timur (UIT) di Kota Makassar hingga ke rumahnya di Kabupaten Gowa, tetapi tak ditemukan. 

Kasat Reskrim Polres Maros Iptu Rusli mengatakan bahwa penangkapan ini bermula saat pihaknya dapat info terkait keberadaan pelaku, lalu polisi bergerak menangkap pelaku yang tengah bersantai di kediaman keluarganya.

Baca Juga  Polisi Selidiki Penyebab Tewasnya Karyawan Grand Mall Maros

“Kita lakukan pengintaian hingga dua hari terhadap rumah keluarga pelaku. Dan, setelah dipastikan ada di dalam, pelaku kita amankan,” kata Iptu Rusli, Minggu (31/1).

Diberitakan sebelumnya: Ada 18 calon penumpang di kawasan Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Maros, Sulawesi Selatan (Sulsel), menggunakan tes antigen palsu.

Baca Juga  Dua Pemuda Baku Tikam di Pesta Pernikahan, Satu Tewas di Tempat

18 orang itu merupakan warga Sulawesi Selatan, mereka berencana melakukan perjalanan dengan pesawat tujuan Surabaya dan Denpasar, diamankan lantaran diduga melakukan pemalsuan surat tes rapid antigen. 

Pasalnya, tiap calon penumpang memang harus membawa surat keterangan asli hasil tes covid-19, kemudian divalidasi oleh pihak kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) di Bandara Internasional Hasanuddin. (*)

Penulis : Alam/Trotoar.is

 Komentar

Berita Terbaru
Politik03 November 2026 15:12
Musda Golkar Enrekang Ditunda, Calon Ketua Belum Kantongi Diskresi
MAKASSAR, Trotoar.id — Pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) XI Partai Golkar Kabupaten Enrekang yang dijadwalkan berlangsung Selasa (3/11/2026) res...
News02 November 2026 23:15
Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif Berduka, Kehilangan Sahabat Lama Arifuddin Daeng Situju
SIDRAP, Trotoar.id — Kepergian wartawan senior Arifuddin Daeng Situju pada Senin (2/11/2026) malam menyisakan duka mendalam bagi Bupati Sidenreng Ra...
Metro02 November 2026 18:32
Pemprov Sulsel Dukung Penguatan Literasi Keuangan Syariah, PELITA Diluncurkan di Makassar
MAKASSAR, Trotoar.id — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan mendorong penguatan literasi dan inklusi keuangan syariah sebagai salah satu upaya mempe...
Metro02 November 2026 16:29
Sulsel Jadi Tuan Rumah IIFS 2026, Andi Sudirman Dorong Produk Daerah Tembus Pasar Global
MAKASSAR, Trotoar.id — Sulawesi Selatan mendapat momentum strategis untuk memperluas peran dalam industri halal global. Menjadi tuan rumah Indonesia...