KPK Tangkap Bupati Muara Enim Dalam Kasus Suap Proyek Jalan

Suriadi
Suriadi

Selasa, 16 Februari 2021 07:16

Gedung KPK.
Gedung KPK.

TROTOAR.ID, — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)! Kembali menangkap Bupati Muara Enim Juarsah  dalam kasus suap Proyek jalan Muara Enim tahun anggaran 2019.

Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Karyoto, dalam konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan menyebutkan juarsah ditangkap KPK setelah dilakukan penyelidikan terhadap dugaan suap proyek jalan 

“Berdasarkan hasil penyidikan, yang dilakukan sejak tanggal 20 Januari 2021, KPK menetapkan Bupati Muara Enim sebagai tersangka dan dilakukan penahanan, ” Katanya 

Juarsah adalah mantan Wakil Bupati Muara Enim yang diangkat menjadi bupati setelah Bupati Muara Enim 2018-2023 Ahmad Yani bersama sejumlah pejabat termasuk ketua DPRD Muara Enim ditangkap KPK pada 3 September 2018.

Baca Juga  Kadis Perpustakaan Kota Makassar Berserta Rekanan Jadi Tersangaka

Pada perkara tersebut kelima orang yang ditangkap KPK telah diputus oleh Pengadilan Negeri Palembang dan berkekuatan hukum tetap. 

“Kasus ini pengembangan dari kasus Bupati sebelumnya yang ditangkap pada 3 September 2018, pada penangkap kapan tersebut 5 orang pejabat dan pengusaha ikut diamankan, dan kini kasusnya telah berkekuatan hukum tetap,” tambahnya seperti Dilansir Detik.Com

Untuk kepentingan penyidikan lanjutan, Juarsah kini mendekam pada Rumah Tahanan Kelas 1 Jakarta Timur Cabang KPK terhitung sejak 15 Februari hingga 6 maret 2021 

Baca Juga  Diduga di Keroyok Massa Arman Maulana Meninggal di Tempat

Pada Kasus Juarsah KOK menjerat Sang Bupati pasal. Berlapis Pasal 12 huruf a Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP Jo Pasal 64 ayat (1) KUHP atau

Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP Jo Pasal 64 ayat (1) KUHP dan atau

Baca Juga  Jaksa Kejar Dugaan Korupsi hingga Permainan Mafia Soal Lahan Industri Persampahan, Kemana Larinya Duit Rp70 M?

Pasal 12B Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP Jo Pasal 64 ayat (1) KUHP.

 Komentar

Berita Terbaru
Parlemen28 Oktober 2026 20:49
Perjuangkan Hak Daerah atas Keuntungan Tambang, Pansus DPRD Sulsel Temui Kementerian ESDM
11 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO JAKARTA, Trotoar.id — Sulawesi Selatan tidak boleh hanya menjadi wilayah eksploitasi sumber daya alam ...
Metro28 Oktober 2026 20:34
Naoemi Octarina Dukung Sekolah Rakyat, Perkuat Akses Pendidikan dan Masa Depan Anak
8 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO MAKASSAR, Trotoar.id — Pendidikan menjadi salah satu kunci untuk memutus mata rantai ketimpangan sosial...
Daerah28 Oktober 2026 17:08
Barru Bidik Investasi Rp1,7 Triliun, Sekda Teken LoI Pembangunan Pabrik Bawang Putih
10 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO MAKASSAR, Trotoar.id — Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan, membidik peluang investasi senilai Rp1,7 tri...
Metro28 Oktober 2026 16:27
Darmawangsyah Muin Resmi Jadi Bupati Gowa Definitif, Tantangan Pembangunan Menanti
9 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO MAKASSAR, Trotoar.id — Kepemimpinan pemerintahan Kabupaten Gowa memasuki babak baru. Darmawangsyah Muin...