Pemda Barru

Bupati Barru Bersama Cillelang Fishing Lepas Anak Penyu

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Sabtu, 27 Juni 2026 18:31

Bupati Barru Bersama Cillelang Fishing Lepas Anak Penyu

BARRU, TROTOAR.ID — Upaya pelestarian lingkungan kembali menjadi perhatian serius di Kabupaten Barru.

Pemerintah Kabupaten Barru bersama Polres Barru dan Komunitas Cillelang Fishing menggelar aksi pelepasan anak penyu (tukik) di Pantai Cillelang Selatan, Kecamatan Mallusetasi, Jumat (26/6/2026).

Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkari ke-80 Tahun 2026 dengan mengusung tema “Lindungi Penyu, Jaga Lautan, Selamatkan Masa Depan”.

Aksi pelepasan tukik ini menjadi simbol kuat kolaborasi lintas sektor dalam menjaga kelestarian ekosistem laut, khususnya satwa penyu yang dilindungi.

Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari, Wakil Bupati Abustan A. Bintang, Kapolres Barru AKBP Fauzi Harahap bersama Ketua Bhayangkari Cabang Barru, serta unsur Forkopimda dan berbagai elemen masyarakat.

Selain itu, kegiatan juga melibatkan jajaran OPD, pihak PLN Indonesia Power, pemerintah desa, tokoh masyarakat, hingga Komunitas Cillelang Fishing sebagai penggerak utama konservasi.

Dalam sambutannya, Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari menyampaikan apresiasi terhadap inisiatif Polres Barru yang menjadikan momentum HUT Bhayangkari sebagai sarana edukasi lingkungan.

Menurutnya, kegiatan tersebut mencerminkan peran Polri yang tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga turut aktif dalam pelestarian lingkungan hidup.

“Semangat Polri untuk masyarakat tidak hanya diwujudkan melalui tugas keamanan, tetapi juga melalui kepedulian terhadap kelestarian alam dan satwa yang dilindungi,” ujar Andi Ina.

Ia juga memberikan penghargaan khusus kepada Komunitas Cillelang Fishing yang dinilai konsisten menjaga habitat penyu di wilayah pesisir Barru.

Keberadaan komunitas tersebut, kata dia, telah membawa nama Kabupaten Barru sebagai salah satu daerah yang memiliki kawasan konservasi penyu yang potensial.

Bupati menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus mendukung upaya konservasi tersebut, termasuk mendorong pengembangan potensi wisata berbasis lingkungan di Pantai Cillelang.

Menurutnya, pengembangan kawasan konservasi yang terintegrasi dengan wisata dapat memberikan manfaat ekonomi sekaligus menjaga keseimbangan ekosistem.

Ia juga mengingatkan masyarakat untuk tidak lagi mengambil atau mengonsumsi telur penyu karena merupakan satwa yang dilindungi oleh undang-undang.

“Jika menemukan penyu bertelur, segera laporkan. Jangan diambil, apalagi dikonsumsi. Ini tanggung jawab kita bersama,” tegasnya.

Sementara itu, Kapolres Barru AKBP Fauzi Harahap mengungkapkan bahwa kolaborasi dengan Komunitas Cillelang Fishing berawal dari interaksi di media sosial.

Melalui platform digital, ia mengikuti aktivitas komunitas tersebut dan menilai keseriusan mereka dalam menjalankan konservasi penyu secara mandiri.

Dari situlah, Polres Barru kemudian memberikan dukungan nyata dengan menjadikan kegiatan ini sebagai bagian dari peringatan HUT Bhayangkari.

“Kami ingin kegiatan ini tidak sekadar seremonial, tetapi memberi dampak nyata bagi masyarakat dan lingkungan,” jelas Kapolres.

Ia berharap sinergi antara pemerintah, aparat, dan komunitas dapat terus diperkuat guna menjaga habitat penyu di wilayah pesisir Barru.

Di sisi lain, Ketua Komunitas Cillelang Fishing menyampaikan bahwa hingga saat ini pihaknya telah menemukan lima sarang penyu yang dikonservasi secara intensif.

Satu di antaranya telah menetas pada 10 Juni 2026 dengan menghasilkan 57 ekor tukik dari total 60 butir telur.

Sementara empat sarang lainnya masih dalam proses penetasan dan terus dijaga oleh komunitas bersama masyarakat setempat.

Pihaknya berharap adanya dukungan berkelanjutan dari pemerintah, khususnya dalam pengembangan akses menuju lokasi konservasi.

Menurutnya, Pantai Cillelang Selatan memiliki potensi besar sebagai kawasan wisata konservasi yang dapat menarik perhatian publik.

Kegiatan kemudian ditutup dengan pelepasan puluhan tukik ke laut oleh seluruh unsur pimpinan daerah dan peserta yang hadir.

Pelepasan tersebut menjadi simbol komitmen bersama dalam menjaga kelestarian penyu dan ekosistem laut.

Momentum ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat untuk turut serta dalam menjaga lingkungan demi masa depan yang berkelanjutan.

Penulis : ADV

 Komentar

Berita Terbaru
Politik19 Juli 2026 23:48
Usman Marham Antar Ketum Bahlil ke Bandara, Apresiasi Muhidin Sukseskan Musda Golkar Sulsel
Makassar, Trotoar.id – Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Pinrang, Usman Marham, mengantar langsung Ketua Umum DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia...
Parlemen19 Juli 2026 22:59
Ketua DPRD Sulsel Cicu: Spanyol Juara Piala Dunia 2026, Prediksi Tundukkan Argentina 3-2
Makassar, Trotoar.id – Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Andi Rachmatika Dewi, menjagokan Tim Nasional Spanyol untuk keluar sebagai juara pada l...
Politik19 Juli 2026 19:48
DPW Partai Gelora Sulsel Gelar Nobar Final Piala Dunia 2026, Warga Makassar Diajak Nikmati Kopi, Teh dan Songkolo Bagadang Gratis
Makassar, Trotoar.id – Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Gelora Indonesia Sulawesi Selatan kembali menggelar Nonton Bareng (Nobar) Final Piala Dun...
Nasional19 Juli 2026 19:44
KRI Marlin-877 Evakuasi Dua Korban Selamat KLM Nurul Salsa 01, TNI AL Lanjutkan Pencarian Tiga Korban Hilang
Selayar, Trotoar.id – TNI Angkatan Laut (TNI AL) melalui Komando Daerah Angkatan Laut VI (Kodaeral VI) kembali menunjukkan komitmennya dalam operasi...