Jokowi Resmikan Bendungan yang Telan Rp986 M di Kalsel: Bisa Jadi Objek Wisata dan Kurangi Banjir

Nuralamsyah
Nuralamsyah

Kamis, 18 Februari 2021 18:14

Bendungan di Kalsel yang diresmikan oleh Presiden Jokowi pada Kamis (18/2).
Bendungan di Kalsel yang diresmikan oleh Presiden Jokowi pada Kamis (18/2).

TROTOAR.ID – Presiden Joko Widodo meresmikan Bendungan Tapin yang berada di  Desa Pipitak Jaya, Kabupaten Tapin, Kalimantan Selatan (Kalsel), Kamis (18/02/2021).

“Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim hari ini saya resmikan Bendungan Tapin, di Kabupaten Tapin, Provinsi Kalimantan Selatan,” ujar Presiden dilanjutkan dengan penekanan sirine dan penandatanganan prasasti sebagai tanda peresmian bendungan.

Dalam sambutan, Presiden mengungkapkan, pembangunan bendungan ini dimulai sejak tahun 2015 sampai tahun 2020 dengan menghabiskan anggaran Rp986 miliar.

Bendungan Tapin, terangnya, memiliki fungsi memperkuat ketahanan pangan melalui penyediaan irigasi, mereduksi banjir, menyediakan air baku, serta sebagai sumber air untuk pembangkit listrik.

“Bendungan Tapin ini memiliki kapasitas 56,7 juta meter kubik air yang perannya sangat penting dalam pengendalian banjir, juga memperkuat ketahanan pangan karena bisa menyediakan irigasi untuk 5.472 hektare, dan juga menyediakan air baku 0,50 meter kubik per detik, dan juga menghasilkan tenaga listrik 3,3 megawatt,” terang Presiden.

Keberadaan bendungan ini, menjadikan Kabupaten Tapin menjadi salah satu wilayah yang terdampak paling kecil pada bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kalsel beberapa waktu lalu.

“Tadi Pak Gub (Pj. Gubernur Kalsel) juga menyampaikan bahwa karena adanya Bendungan Tapin ini, banjir di Kabupaten Tapin bisa dikurangi sangat drastis sekali, hanya kecil sekali daerah yang terkena banjir karena Kabupaten Tapin memiliki bendungan ini,” ujar Presiden.

Presiden kemudian mengatakan, dampak reduksi banjir dari keberadaan bendungan tersebut harus disertai dengan penanganan menyeluruh mulai dari sisi hulu hingga hilirnya.

“Penghutanan kembali, penanaman kembali di lahan-lahan terutama yang berkaitan dengan daerah aliran sungai yang ada ini perlu segera dilakukan secara besar-besaran kalau kita tidak mau lagi terkena banjir di masa-masa yang akan datang,” ujarnya.

Selain itu, Presiden menambahkan, Bendungan dan Daerah Aliran Sungai (DAS) Tapin juga dapat menjadi salah satu destinasi wisata di Kalsel.

“Kondisi keindahan di sekitar waduk ini bisa menjadi objek pariwisata bukan hanya di Kabupaten Tapin tapi (juga) di Provinsi Kalimantan Selatan,” ujarnya. (FID/UN)

Penulis : Admin

 Komentar

Berita Terbaru
Jadi Tersangka, Firli: NA Berulang Kali Terima Fee Proyek di Sulsel
Nasional28 Februari 2021 02:17
Jadi Tersangka, Firli: NA Berulang Kali Terima Fee Proyek di Sulsel
TROTOAR. ID MAKASSAR -- Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) menetapkan Nurdin Abdullah Gubernur Sulawesi Selatan dalam kasus Dugaan Tindak Pidana Koru...
Jaga Kebugaran Sebelum Beraktivitas, Danny-Fatma Gowes Bareng Komunitas Sepeda
News27 Februari 2021 13:48
Jaga Kebugaran Sebelum Beraktivitas, Danny-Fatma Gowes Bareng Komunitas Sepeda
TROTOAR.ID, MAKASSAR --- Sehari pasca-dilantik sebagai walikota dan wakil walikota Makassar, Danny Pomanto-Fatmawati Rusdi kompak mengawali akhir peka...
Buka Musda Toraja Utara, TP Paparkan Paradigma Golkar Baru
Politik27 Februari 2021 12:51
Buka Musda Toraja Utara, TP Paparkan Paradigma Golkar Baru
TROTOAR.ID, TORAJA UTARA -- Ketua DPD I Partai Golkar Taufan Pawe (TP) membuka musda Golkar Toraja Utara di Hotel Hiltra Rantepao, Sabtu 27 Februari 2...
Hadiri Musda Golkar Torut, Taufan Pawe Kenakan ‘Passapu’ Adat Toraja
Daerah27 Februari 2021 11:18
Hadiri Musda Golkar Torut, Taufan Pawe Kenakan ‘Passapu’ Adat Toraja
TROTOAR.id—Ketua DPD I Partai Golkar Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) Taufan Pawe, tampak mengenakan salah satu pakaian adat Toraja, yakni Passapu...