Menggembirakan, Angka Stunting di Luwu Utara Terus Menurun. Kini Hanya 19,65%

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Jumat, 19 Februari 2021 02:49

Menggembirakan, Angka Stunting di Luwu Utara Terus Menurun. Kini Hanya 19,65%

TROTOAR.ID, LUWU UTARA — Stunting adalah salah satu masalah kesehatan yang kini mendapat perhatian dari pemerintah pusat sampai ke level pemerintahan paling bawah.

Bagaimana tidak, secara nasional angka stunting di Indonesia terbilang cukup tinggi, masih di atas 20%. Angka ini masih di atas dari target WHO yang menginginkan prevalensi di bawah 20%. Pemerintah pusat pun menargetkan prevalensi stunting 14% di tahun 2024.

Bagaimana di Luwu Utara? Dari data laporan e-PPGBM (Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat melalui sistem elektronik) disebutkan bahwa angka stunting di Luwu Utara sejak 2018 – 2020, terus mengalami penurunan.

Tahun 2018 tercatat 31,1% angka stunting di Luwu Utara. Angka itu kini menurun menjadi 19,65% di 2020. Capaian ini tentu luar biasa, sekaligus menggembirakan, karena target nasional adalah 14% di tahun 2024.

Baca Juga  Walikota Makassar Hadiri World Cities Summit Mayor Forum 2023 di Korea

“Untuk mencapai target nasional tahun 2024, maka kita perlu melakukan penajaman analisis situasi yang lengkap, sehingga kegiatan yang menjadi prioritas kita nantinya adalah kegiatan yang tepat sasaran, baik di Perangkat Daerah Kabupaten sampai kecamatan dan desa,” kata Plh.

Bupati Luwu Utara, Armiadi, saat membuka Workshop Analisis Situasi Program Penurunan Stunting, Kamis (18/2/2021), di Aula Hotel Bukit Indah Masamba.

Armiadi mengatakan, upaya percepatan pencegahan stunting tentu akan lebih efektif apabila intervensi gizi spesifik dan gizi sensitif dilakukan secara konvergen di tingkat kabupaten sampai desa.

Baca Juga  Danyon Armed 21 Kawali Datangi Mako Brimob Bone Ada Apa?

Upaya ini, kata dia, terbukti efektif menurunkan angka stunting di Lutra. “Coba kita lihat, hasil riset pada tahun 2013. Prosentase stunting kita ada di angka 43,2%, kemudian tahun 2018 menjadi 31,1%. Puncaknya 2020, angka stunting kita menjadi 19,65%,” terang dia.

Untuk itu, Armiadi, berharap, kegiatan workshop ini dapat menghasilkan analisis data yang lengkap, sehingga dapat digunakan sebagai bahan penyusunan perencanaan untuk tahun 2022 mendatang.

“Kita memang perlu menyusun strategi yang tepat dalam rangka mengakselerasi pencegahan stunting, yang nantinya diharapkan bisa menjadi acuan bersama, mulai dari tingkat pusat, sampai ke tingkat desa,” pungkasnya.

Sementara Kabid Kesmas Syahruni, menyebutkan, tujuan kegiatan ini untuk memeroleh alokasi sumber daya yang dikelola kabupaten/kota bagi peningkatan cakupan layanan intervensi gizi terintegrasi.

Baca Juga  Proses Distribusi Alkes Pasca Kebakaran Puskesmas Pulau Sembilan

Workshop ini juga memprioritaskan upaya perbaikan manajemen layanan dan peningkatan akses rumah tangga 1.000 HPK terhadap intervensi gizi terintegrasi. Workshop diikuti 40 peserta, terdiri dari Kepala PD, Camat, Tim Ahli P3MD, para Kabid Lingkup Dinkes serta para Kepala UPT Puskesmas.

Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari ini menghadirkan narasumber dari Tim Tenaga Ahli Kebijakan Publik Program Stunting Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Bangda Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia (Kemendagri), yaitu Lukman Nurhakim dan Besse Kuti. Hadir pula Plt. Kepala Dinas kesehatan Luwu Utara Marhani Katma, serta Camat Malangke Tasman. (Mr/LH)

Penulis : LH

 Komentar

Berita Terbaru
Politik30 Oktober 2026 22:32
Golkar Sulsel Konsolidasikan Kekuatan di Malino, IAS Tekankan Soliditas dan Kesatuan Gerak
MAKASSAR, Trotoar.id — Partai Golkar Sulawesi Selatan mulai memperkuat fondasi organisasi di bawah kepemimpinan Ilham Arief Sirajuddin (IAS).  Mela...
Parlemen30 Oktober 2026 19:20
Sufriadi Arif Pimpin PSTI Sulsel, Saatnya Bangkit dari Kejayaan Masa Lalu
MAKASSAR, Trotoar.id — Sepak takraw Sulawesi Selatan memasuki babak baru. Di bawah kepemimpinan Sufriadi Arif, Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PST...
Politik30 Oktober 2026 16:24
Jelang Musda 3 November, Hastan Mattanete Masuk Bursa Ketua Golkar Pinrang
PINRANG, Trotoar.id — Perebutan kursi Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Pinrang mulai memasuki fase krusial. Menjelang Musyawarah Daerah (Musda) ...
Politik30 Oktober 2026 14:12
Jelang HUT NasDem, Kader DPW dan GPND Sulsel Tebar Kepedulian Lewat Jumat Berkah
MAKASSAR, Trotoar.id — Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Partai NasDem, kader Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Sulawesi Selatan ...