SMSI Tanggapi Selebgram Makassar yang Berkata-kata ‘Kasar’ saat Klarifikasi Pelanggaran Prokes

Nuralamsyah
Nuralamsyah

Sabtu, 20 Februari 2021 15:47

Selebgram Makassar, DA, yang diduga telah melakukan pelanggaran protokol kesehatan kemudian melakukan klarifikasi dengan melontarkan kata-kata 'kotor', Sabtu (20/2).
Selebgram Makassar, DA, yang diduga telah melakukan pelanggaran protokol kesehatan kemudian melakukan klarifikasi dengan melontarkan kata-kata 'kotor', Sabtu (20/2).

TROTOAR.id – Video klarifikasi salah seorang selebgram Makassar berinissial DA yang diduga telah melanggar protokol kesehatan (prokes) kembali viral karena menggunakan kata-kata kasar.

Video yang diunggah Dimas melalui instastory di akun instagramnya @dimsunstory itu ikut mengundang komentar Sekretaris Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Sulsel, Muh Fajar Thalib.

Menurut Fajar, dalam memberikan klarifikasi harusnya bisa lebih bijak termasuk memperbaiki tutur kata. Apalagi jika seorang publik figur atau selebgram yang memiliki banyak pengikut.

“Adapun klarifikasi sendiri lewat medsos pribadi dimsum itu terserah dia saja. Namun ada baiknya tata bahasa yang dilontarkan di media sosialnya lebih sopan dan mengedepankan tata krama dalam berbahasa,” pesan Fajar saat diwawancara awak media, Sabtu (20/2/2021).

Lebih jauh, Fajar mengatakan langkah Dimas dalam memberikan klarifikasi terkait ulahnya dan rekan-rekannya sah-sah saja, baik itu melalui media sosial pribadi maupun media mainstream.

Namun alangkah baiknya kata Fajar jika mereka yang merasa memiliki salah pada khalayak memberi klarifikasi melalui media mainstream. Apalagi jika itu merasa dirugikan dalam pemberitaan-pemberitaannya.

“Yah sebaiknya jika memungkinkan dinsum melakukan hak jawab di media mainstream jika merasa dirugikan, sebagai bentuk upaya fungsi dari hak jawab seseorang yg merasa dirugikan sesuai UU No 40 tentang Pers dengan mekanisme penyelesaian yang dapat ditempuh dalam pemberitaan yang merugikan pihak lain dengan menggunakan hak jawab (Pasal 5 ayat [2] UU Pers) dan hak koreksi (Pasal 5 ayat [3] UU Pers),” jelasnya.

Sebelumnya Dimas Adipati mengunggah klarifikasinya di instastory pribadinya. 

Berikut kutipan kalimatnya:

Jadi klarifikasi kita itu begini. Kita itu memang aku dan teman-teman selebgram yang lainnya tergabung dalam brand ambassador produk handphone.

Jadi ini ceritanya liburan sambil kerja. Itu yang video beredar itu tidak semuanya kegiatan yang kita lakukan. Ngertiko? Maksudku kalau kita mau keluar dari itu vila. Misalnya kita mau pergi ke pasar kah, atau mau beli ini beli itu, kita selalu pakai masker ji.

Kalau kita pakai masker 24 jam nda pernah ini dilepas sund….la toh, sesak nafas tong ji orang. Ini saja saya bicara sesak nafas ka. Posoa (sesak, red).

Banyak sekali ji itu artis-artis luar, artis-artis Jakarta, selebgram-selebgram Jakarta, liburan ada yang tidak pakai masker, goyang-goyang dempetan, peluk-pelukan apa semua nda pakai masker. Nah Lebih luas lagi pergaulannya, lebih luas lagi daerahnya, lingkungannya nda dipermasalahkan.

Hasilnya bisako baca baik-baik ini nama lengkapku, kota kelahiranku, tanggal lahirku, ini semua dengar hasilnya. Bolla bollaki (memelotot) itu matamu, positif atau negatif. Negatif sundla. Ada stempelnya apa sund….la. Ini saya swab antigen saya pakai kalau mau berangkat naik pesawat. Jadi kalau ini sudah negatif berarti aman. (*)

Penulis : Lutfi

 Komentar

Berita Terbaru
Hadiri Musda Golkar Torut, Taufan Pawe Kenakan ‘Passapu’ Adat Toraja
Daerah27 Februari 2021 11:18
Hadiri Musda Golkar Torut, Taufan Pawe Kenakan ‘Passapu’ Adat Toraja
TROTOAR.id—Ketua DPD I Partai Golkar Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) Taufan Pawe, tampak mengenakan salah satu pakaian adat Toraja, yakni Passapu...
Lakukan OTT, KPK Amankan Kepala Daerah di Sulsel
News27 Februari 2021 09:52
Lakukan OTT, KPK Amankan Kepala Daerah di Sulsel
TROTOR.ID, MAKASSAR -- Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Ali Fikri menyebutkan tim penindakan kembali melakukan penangkapan terhadap sala...
Ini Nama-nama yang Ditangkap KPK di Sulsel
Metro27 Februari 2021 09:31
Ini Nama-nama yang Ditangkap KPK di Sulsel
TROTOAR.id—Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah ditangkap oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), pada Sabtu (27/2/2021) tepatnya pukul 01.00...
KPK Tangkap Tangan Gubernur Sulsel Dalam Kasus Dugaan Korupsi
Metro27 Februari 2021 09:15
KPK Tangkap Tangan Gubernur Sulsel Dalam Kasus Dugaan Korupsi
TROTOAR.id—Komisi Pemberantasan Korupsi atu KPK melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) pada Jumat (26/2/2021) malam.  Saat OTT, Tim KPK menangk...