KPK Sita Uang Tunai di Rumah Pribadi dan Dinas Nurdin Abdullah

ANTI CIBOL
ANTI CIBOL

Selasa, 02 Maret 2021 18:08

Nurdin Abdullah memakai rompi orange di kawal oleh tim KPK, Sabtu (27/2).
Nurdin Abdullah memakai rompi orange di kawal oleh tim KPK, Sabtu (27/2).

TROTOAR.ID, MAKASSAR — Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah melakukan penggeledahan di sejumlah daerah di Sulsel, termasuk di rumah kediaman Nurdin Abdullah, disana penyidik menemukan dokumen dan uang tunai

Dokumen yang disita tim penyidik KPK tersebut saat melakukan penggeledahan adalah dokumen yang berkaitan dengan kasus yang menjerat Nurdin Abdullah dalam kasus korupsi di Sulsel 

Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri menyebutkan penggeledahan dilakukan di dua tempat yakni di Kantor PUTR dan Kediaman Pribadi Nurdin Abdullah yang berlokasi di perumahan dosen Unhas Tamalanrea. 

Baca Juga  Aklamasi, AIA Pimpin Kadin Sulsel

‘Di dua lokasi penggeledahan yang dilakukan tim penyidik di Makassar, penyidik menemukan sejumlah dokumen yang berkaitan dengan kasus yang menjerat Nurdin Abdullah, dan sejumlah uang tunai dari kediaman pribadi NA,” Kata Ali Fikri 

Ali Fikri menyebutkan, prose pengeledahan hair ini tidak saja dilakukan di Kediaman pribadi Nurdin Abdullah, melainkan KPK juga ikut menggeledah rumah jabatan Gubernur Sulsel dan Rumah Dinas Jabatan Sekretaris Dinas PUTR 

Baca Juga  Nurdin Abdullah Harap Pasca Pemilu Semua Bersatu

Di dua lokasi penggeledahan yang dilakukan penyidik KPK sehari sebelumnya juga menemukan dokumen dan uang tunai, namun nilainya saat ini masih dalam perhitungan penyidik KPK. 

“Dokumen yang disita dari penggeledahan akan divalidasi terlebih dahulu dan uang yang akan dihitung kembali,” jelasnya 

Baca Juga  Maret, Pengurusan Paspor Bisa di Kantor Disbudpar Sulsel

Dalam kasus suap yang menjerat Nurdin Abdullah, diduga telah menerima fee dari sejumlah proyek  yang di kerja oleh kontraktor yang ikut dijerat KPK, sebesar R 2 Miliar melalui Edy, untuk mendapatkan proyek pedestrian di lokasi wisata Tanjung Bira.  

Dan Nurdin Abdullah sendiri diduga menerima gratifikasi dari pihak kontraktor yang nilainya diduga sebesar Rp3,4 miliar dari sejumlah kontraktor yang ikut mengerjakan sejumlah proyek infrastruktur di Sulsel.

Penulis : Upi

 Komentar

Berita Terbaru
Politik30 Oktober 2026 22:32
Golkar Sulsel Konsolidasikan Kekuatan di Malino, IAS Tekankan Soliditas dan Kesatuan Gerak
MAKASSAR, Trotoar.id — Partai Golkar Sulawesi Selatan mulai memperkuat fondasi organisasi di bawah kepemimpinan Ilham Arief Sirajuddin (IAS).  Mela...
Parlemen30 Oktober 2026 19:20
Sufriadi Arif Pimpin PSTI Sulsel, Saatnya Bangkit dari Kejayaan Masa Lalu
MAKASSAR, Trotoar.id — Sepak takraw Sulawesi Selatan memasuki babak baru. Di bawah kepemimpinan Sufriadi Arif, Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PST...
Politik30 Oktober 2026 16:24
Jelang Musda 3 November, Hastan Mattanete Masuk Bursa Ketua Golkar Pinrang
PINRANG, Trotoar.id — Perebutan kursi Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Pinrang mulai memasuki fase krusial. Menjelang Musyawarah Daerah (Musda) ...
Politik30 Oktober 2026 14:12
Jelang HUT NasDem, Kader DPW dan GPND Sulsel Tebar Kepedulian Lewat Jumat Berkah
MAKASSAR, Trotoar.id — Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Partai NasDem, kader Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Sulawesi Selatan ...