Kadis DPLH Sulsel Tepis Dugaan Kebocoran PAD Limbah B3

Nuralamsyah
Nuralamsyah

Minggu, 21 Maret 2021 17:10

Kepala Dinas Pengelolaan Lingkungan Hidup Provinsi Sulawesi Selatan, Andi Hasdullah, (trotoar.id).
Kepala Dinas Pengelolaan Lingkungan Hidup Provinsi Sulawesi Selatan, Andi Hasdullah, (trotoar.id).

TROTOAR.id—Kepala Dinas Pengelolaan Lingkungan Hidup (DPLH) Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), Andi Hasdullah, menepis atas dugaan adanya kebocoran pada anggaran Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun 2019-2020, terkait pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun atau biasa disebut LB3.

Dikelola oleh siapa?

Ia mengklarifikasi bahwa bukan dirinya yang langsung mengelola Limbah B3 tersebut.

Hasdullah menyebut yang memiliki otorisasi pengelolaan adalah UPTD Limbah B3, sekalipun berada di bawah DPLH Sulsel.

“UPTD Limbah B3 secara kelembagaan memang berada di bawah DPLH Sulsel,” ujar Hasdullah, Minggu (21/3/2021).

Seperti apa posisinya?

Andi Hasdullah barulah bertugas sebagai Kadis PLH Sulsel pada awal tahun 2020. Sebelumnya, ia menjabat Kadis Kominfo-SP Sulsel.

Maka sejak ia bertugas di DPLH, Hasdullah mengaku telah melakukan berbagai fungsi pengawasan serta memastikan tertib pengelolaan Limbah B3 termasuk pengawasan terhadap PAD.

“Dibuatnya sistem bayar mandiri dan online yakni transporter sendiri yang bayar langsung ke BPD (Bank Pembangunan Daerah) Sulsel sesuai invoice jumlah B3 yang mereka masukkan. Kemudian bukti setoran pelunasan itu dikembalikan ke UPTD untuk pencatatan pemasukan dan pelunasan PAD tersebut,” terangnya.

“Untuk laporan pengelolaan Kepala UPT LB3, dalam hal ini saudara Tamrin untuk tahun 2020 dari target PAD sebesar 5 miliar justru mereka mampu capai PAD sebesar 6 miliar lebih,” tuturnya.

Ia memastikan tidak ada kebocoran PAD di UPT LB3 karena sistem penerimaan non-tunai yang langsung masuk ke kas daerah.

“Setahu saya dengan sistem bayar mandiri pihak transporter maka di UPTD itu tidak menerima uang secara tunai,” urainya lagi.

Apa langkah yang diambil?

Hasdullah juga memastikan akan mengaudit secara reguler, baik oleh APIP maupun auditor lainnya terkait tata kelola PAD di UPTD Limbah B3.

Ia akan melakukan langkah cepat dengan mengaudit B3 itu demi kepentingan akuntabilitas.***

Penulis : Ltf/Adu

 Komentar

Berita Terbaru
News09 Mei 2021 23:26
Danny Sebut Pembangunan Masjid Al Ansar Terinspirasi Masjid Taj Mahal
TROTOAR.id—Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Danny Pomanto menghadiri peletakan batu pertama pembangunan masjid Al Anshar dan pesantren perguruan Islam...
Advetorial09 Mei 2021 22:21
Shalat Id Dilakukan di Masjid Tidak Boleh Lapangan, Kepala Kemenag Sinjai: Akan Dikeluarkan Surat Edaran
TROTOAR.id—Ketua Peringatan Hari Besar Islam (PHBI) Kabupaten Sinjai, Lukman Mannan menyampaikan bahwa pelaksanaan shalat Idul Fitri 1442 Hijriyah d...
Daerah09 Mei 2021 22:18
Wakil Bupati Suaib Mansur Beri Motivasi Umat Hindu di Kecamatan Sukamaju
Trotoar.Id, Luwu Utara -- Wakil Bupati Luwu Utara, Suaib Mansur, menghadiri kegiatan Rapat Adat Umat Hindu, Minggu (9/5/2021), di Desa Lampuawa dan M...
Ekonomi09 Mei 2021 22:14
Caketum Kadin Ngopi Bersama Pengusaha Sulsel di Megazone
TROTOAR.ID, MAKASSAR -- Calon Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Anindya Bakrie menggelar buka puasa adam Ngopi bersama dengan pengurus Kadi...