35 Ribu Warga Makassar Tak Terima BLT Tahun Ini Gegara Dinas Sosial Salah Input Data

Awal Febri
Awal Febri

Kamis, 25 Maret 2021 22:44

Ilusttasi bantuan langsung tunai, (trotoar.id).
Ilusttasi bantuan langsung tunai, (trotoar.id).

TROTOAR.id—Data warga miskin kabarnya bermasalah, seperti yang diungkapkan oleh Wali Kota Makassar Danny Pomanto. Di mana masalah itu pada data yang disetor Dinas Sosial Makassar ke pemerintah pusat. Sementara bantuan sosial akan disalurkan kembali kepada warga miskin, yakni Bantuan Langsung Tunai (BLT).

Danny kaget atas jumlah warga miskin di Kota Makassar yang tiba-tiba berkurang di masa pandemi Covid-19.

Sebelumnya, penerima manfaat mencapai 45 ribu orang. Tetapi pada tahun ini berkurang hampir 35 ribu, hingga tersisa 11.025 yang bakal menerima bantuan.

“Kami minta maaf kepada seluruh masyarakat. Mohon maaf karena kami belum bertugas. Kami akan mengoreksi data ini,” kata Danny di Balai Kota Makassar, Rabu (24/3/2021).

Ia akan segera memanggil semua kepala bidang di Dinsos Makassar untuk mengevaluasi semua data penerima bantuan tersebut.

Hal ini diketahui Danny Pomanto setelah menerima data jumlah penerima bantuan untuk Kota Makassar. Dari pemerintah pusat.

Pemkot Makassar mencatat, pada tahun sebelumnya, ada 45.708 orang penerima yang tercatat dan diajukan ke Kementerian Sosial. Kini sisa 11.025 penerima saja. Ada pengurangan hingga 34.683 orang.

Setelah ditelusuri, jumlah keluarga miskin penerima bantuan sosial tunai di Kota Makassar berkurang drastis, alasannya karena salah input data.

Hal tersebut membuat Wali Kota Makassar Danny Pomanto geram. Danny Pomanto mengatakan ada kesalahan teknis dan ketidakpedulian pejabat lama.

Danny menyebut jika peristiwa ini terjadi sebelum dirinya bersama Fatmawati Rusdi dilantik sebagai wali kota. Bahkan dia menyesalkan sejumlah pihak yang membiarkan masalah ini terjadi.

“Fatal sekali Dinsos ini. Berbahaya sekali,” ucapnya.

Seyogyanya angka kemiskinan akan naik, tetapi di Makassar justru sebaliknya. Hal itulah yang membuat Danny tak habis pikir. 

“Berkurang sepertinya 35 ribu (angka kemiskinan), padahal itu karena kesalahan menginput data,” terangnya.

***

Penulis : Ltf/Ils

 Komentar

Berita Terbaru
Politik16 April 2026 16:19
Musda Golkar Sulsel Memanas, Sejumlah Nama Kuat Berebut Kursi Ketua
MAKASSAR, Trotoar.id  — Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Sulawesi Selatan yang dijadwalkan berlangsung pada akhir April 2026 mulai meman...
Parlemen16 April 2026 16:08
Raker Perdana IPSI Makassar, Ketua Tekankan Soliditas dan Inovasi Program
MAKASSAR, Trotoar.id — Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Makassar menggelar rapat kerja (Raker) perdana kepengurusan di Hotel Grand Imawan, ...
Parlemen16 April 2026 16:04
DPRD Makassar Soroti Akta Kematian, Kunci Validitas Data Pemilih
MAKASSAR, Trotoar.id — Anggota DPRD Kota Makassar, Andi Makmur Burhanuddin, menyoroti pentingnya pengurusan akta kematian sebagai bagian krusial dal...
Daerah15 April 2026 18:58
DWP Sidrap Ikuti Halalbihalal dan Peringatan Hari Kartini DWP Pusat Secara Daring
SIDRAP, Rrotoar.id — Pengurus Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Sidenreng Rappang bersama DWP tingkat kecamatan se-Sidrap mengikuti kegiatan H...