Pemkab Sinjai Rancang Penarikan Pendapatan Daerah secara Digitalisasi

Suriadi
Suriadi

Selasa, 06 April 2021 00:18

Kepala Bapenda Sinjai.
Kepala Bapenda Sinjai.

TROTOAR.id—Untuk mendukung bidang teknologi dan era digitalisasi, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sinjai, merancang penarikan pendapatan daerah seperti pajak dan retribusi daerah secara digital atau nontunai. 

Tujuannya tidak lain untuk mendukung percepatan dan perluasan digitalisasi daerah (P2DD). Selain itu, untuk meningkatkan sistem transaksi pemerintahan sekaligus menjamin akuntabilitas transaksi keuangan serta mengoptimalkan pendapatan daerah. 

Menurut Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Sinjai, Asdar Amal Darmawan, penerapan pembayaran digitalisasi ini rencananya menggunakan sistem Barcode dan Mobile Banking bekerjasama dengan pihak PT Bank Sulselbar cabang Sinjai. 

Baca Juga  KPU Bantaeng Bakal Buat Buku Tentang Kisah Para Relawan Demokrasi

“Mudah-mudahan dalam waktu tidak terlalu lama bisa kita wujudkan,” ucap Asdar usai mengikuti Festival Ekonomi Keuangan Digital Indonesia (FEKDI) di ruang Sekretaris Daerah Sinjai, Senin (5/4/2021).

Tidak hanya sistem barcode dan Mobile Banking, ke depan penerapan penarikan pajak dan retribusi daerah secara digitalisasi juga akan diperluas melalui fintech, Gopay, Link Aja, Ovo, Tokopedia dan sebagainya. 

“Jadi nanti tinggal memasukkan objek pajak akan kelihatan jumlah yang harus dibayar termasuk kalau ada tunggakan juga,” jelasnya. 

Baca Juga  Pemda Sinjai Pilih Bahas RPJMD di Hotel Mewah Luar Daerah, KOPEL Sebut Itu Ditutupi dari Publik

Mantan Kepala Balitbangda Sinjai ini mengaku, penerapan transaksi digitalisasi di sisi pendapatan bukan hal yang baru di Sinjai, sebab sebelumnya telah diterapkan sejak tahun 2020 lalu pada sistem belanja daerah seperti salah satunya pembayaran tambahan penghasilan pegawai (TPP). 

“Sebenarnya tahun lalu kita sudah lakukan makanya ada sistem TMT, setiap persetujuan pembayaran di kas daerah maupun di Bank Pemda tidak lagi tunai, ada kode yang diberikan setiap pemangku kewenangan. Itu yang mereka Setujui melalui aplikasi,” jelasnya.

Baca Juga  DP3AP2KB Sinjai Memaksimalkan Pemenuhan Hak Perempuan dan Anak

Sekadar diketahui, penerapan digitalisasi sejalan dengan harapan Bupati Sinjai Andi Seto Asapa (ASA) yang selalu mendorong jajaran Pemkab Sinjai untuk menerapkan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) dalam penyelenggaraan pemerintahan.

Hal ini seiring dengan perkembangan teknologi saat ini, pemerintah pun dituntut untuk beradaptasi dan terus melakukan revolusi pelayanan publik terbaik. Sistem pelayanan berbasis elektronik dinilai memiliki peluang untuk meningkatkan kualitas layanan menjadi lebih prima melalui canggihnya teknologi. (Hms/Trotoar)

 Komentar

Berita Terbaru
Politik05 November 2026 19:13
PKB Desak Kasus Dugaan Penyadapan Diusut Tuntas, Syamsul Rizal Dorong Forensik Digital
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mendesak aparat terkait mengusut tuntas dugaan penyadapan yang disebut menyasar sejumlah toko...
Parlemen05 November 2026 18:33
Syamsul Rizal Bedah Sosialisme Islam di Makassar, Prof Tahir Kasnawi Sebut Sejalan dengan Pancasila
MAKASSAR, Trotoar.id — Keadilan ekonomi, ketimpangan sosial, dan keberpihakan terhadap masyarakat kecil menjadi sorotan dalam kegiatan sosialisasi d...
Metro05 November 2026 17:24
Makassar Raih Terbaik I Nasional Program KB 2026, Enam Inovasi DPPKB Jadi Penentu
JAKARTA, TROTOAR.ID — Pemerintah Kota Makassar kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Di bawah kepemimpinan Wali Kota Munafri Arifuddin, M...
Metro05 November 2026 16:21
Penyintas Kanker Berbagi Pengalaman, TP PKK Makassar Perkuat Edukasi Deteksi Dini Penyakit
MAKASSAR, Trotoar.id — Kesadaran menjaga kesehatan tidak cukup hanya dibangun ketika tubuh mulai merasakan sakit. Pemeriksaan sejak dini menjadi lan...