Sekprov Sulsel Abdul Hayat: Butuh Komitmen Pemimpin untuk Tangani Fakir Miskin

Nuralamsyah
Nuralamsyah

Kamis, 08 April 2021 18:30

Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, Abdul Hayat Gani.
Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, Abdul Hayat Gani.

TROTOAR.id – Masalah kemiskinan sangat kompleks dan bersifat multisektor. Karena itu, dibutuhkan komitmen yang kuat dari pemimpin dalam menangani fakir miskin.

Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), Abdul Hayat Gani, menyampaikan hal tersebut saat membuka secara resmi Rapat Koordinasi (Rakor) Program Penanganan Fakir Miskin Tahun 2021, yang berlangsung di Condotel Hotel, Kamis, 8 April 2021. Rakor yang mengangkat tema Perkuat Sinergitas, Tingkatkan Evektivitas Penanganan Fakir Miskin di Sulawesi Selatan ini dilaksanakan selama tiga hari, 7 – 9 April 2021.

“Mengenai kemiskinan, kompleksitasnya memang sangat tinggi, sangat urgen dan sangat penting,” kata Abdul Hayat.

Ia mengungkapkan, komitmen leaders sangat dibutuhkan, mengingat pentingnya arah kebijakan dalam penanganan fakir miskin. Upaya penanganan kemiskinan itu harus dilakukan secara komprehensif, terpadu, dan berkesinambungan.

Di Sulsel, lanjutnya, program-program penanggulangan kemiskinan secara berkesinambungan ini telah dilaksanakan melalui program KUBE Jasa, Usaha Ekonomi Produktif (UEP), Program Keluarga Harapan (PKH), Rastra, dan BPNT.

“Dan sekarang ini telah bertransformasi menjadi program sembako,” ungkapnya.

Menurut Abdul Hayat, program-program tersebut berkat adanya sinergitas yang baik antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan pemerintah kabupaten/kota. Program semacam ini diharapkan bisa tetap terjadi di masa-masa yang akan datang.

“Semoga program sembako ini dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas. Karena manfaat yang dirasakan dari program sembako ini lebih kepada pemenuhan nutrisi/gizi yang lebih seimbang dan variatif,” harapnya.

Ia juga mengingatkan, dalam pelaksanaan program sembako pihak Himbara melalui agen penyalur perlu mendapat perhatian khusus dalam menyalurkan bantuan sosial. Mereka tidak boleh dibiarkan jalan sendiri, tanpa monitoring dari Dinas Sosial. Untuk itu, tim koordinasi harus mampu mengendalikan penyaluran dan memastikan ketepatan jumlah, kualitas dan sasaran penerima bantuan sosial pangan, dan tentu ini dapat dilakukan dengan kerjasama dan sinergitas yang baik antara seluruh stakeholder terkait.

“Verifikasi dan validasi data harus dilaksanakan dengan sungguh-sungguh sesuai dengan aturan dan mekanisme yang berlaku. Koordinasi juga harus terus dilakukan mulai tingkat bawah, dan secara berjenjang sampai pada tingkat paling atas,” tegasnya.

Rakor ini turut dihadiri Plt Kepala Dinas Sosial Sulsel Muhammad Hasan Ambarala, Kepala Dinas Sosial Kabupaten/Kota, Sekretaris Daerah Kabupaten/Kota, dan Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten/Kota se Sulsel. 

Penulis : Ltf/Al

 Komentar

Berita Terbaru
Pergulatan di Ring Nol: Dari JP Coen, DN Aidit hingga SMSI
Nasional17 April 2021 00:20
Pergulatan di Ring Nol: Dari JP Coen, DN Aidit hingga SMSI
TROTOAR.id – Gedung tua di Jalan Veteran II No. 7c, Jakarta Pusat itu, ternyata menyimpan sejumlah cerita misteri-historis. Namun, sayangnya tak...
Densus 88 Tangkap Terduga Teroris di Bone, Diduga Terkait dengan Bom Bunuh Diri Katedral
Kriminal17 April 2021 00:07
Densus 88 Tangkap Terduga Teroris di Bone, Diduga Terkait dengan Bom Bunuh Diri Katedral
TROTOAR.id – Terduga teroris di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan (Sulsel), ditangkap oleh Densus 88 Antiteror. Terduga teroris yang dianggap itu...
TP Temui ASS, Ini yang Mereka Cerita
Metro16 April 2021 23:42
TP Temui ASS, Ini yang Mereka Cerita
TROTOAR.id – Sinergitas Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) terus ditingkatkan bersama dengan kabupaten/kota. Hal itu dilakukan untuk ...
Saat Mudik Lebaran, Jokowi Berpesan: Mari Utamakan Keselamatan
Nasional16 April 2021 23:36
Saat Mudik Lebaran, Jokowi Berpesan: Mari Utamakan Keselamatan
TROTOAR.id – Bulan Ramadan tahun ini merupakan Ramadan kedua di tengah pandemi Covid-19. Seluruh pihak masih harus berupaya untuk mencegah penye...