19 Daerah Belum Gelar Musda, Kader Golkar Minta Kejelasan Jadwal

ANTI CIBOL
ANTI CIBOL

Jumat, 23 April 2021 22:00

Bendera Partai Golongan Karya (Golkar)
Bendera Partai Golongan Karya (Golkar)

TROTOAR.ID MAKASSAR — Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Kabupaten Kota di Sulsel hingga saat ini belum keseluruhan telah menggelar musda, apalagi dalam Juklak nomor 2 tahun 2020 pasal enam ditegaskan musda Kabupaten/kota harus digelar selambat-lambatnya enam bulan setelah Munas dilaksanakan. 

Hingga saat ini baru lima daerah dari 24 Kabupaten/Kota di Sulsel yang telah menggelar musda, yakni Makassar, Maros, Pangkep, Toraja Utara dan Selayar sementara 19 daerah lainnya masih menunggu keputusan DPD I

Lambatnya pelaksanaan musda di kabupaten Kota dikeluhkan oleh sejumlah kader, dimana dia menganggap keterlambatan musda akan berdampak pada konsolidasi organisasi. 

“Partai Golkar punya kepentingan politik ke depan, termasuk mengawal langkah ketua umum menjadi Capres, serta menghadapi momentum Politik akan datang, jika konsolidasi lambat di gelar maka mesin partai juga lambat bekerja,” Kata Edy Pimpinan Kecamatan Lembang Kabupaten Pinrang 

Apalagi KPU dikatakan, akan melakukan verifikasi partai politik pada September 2021, sehingga jika keterlambatan musda digelar maka bisa saja akan berdampak pada besar kepada partai Golkar.

Bukan itu saja, dia juga tidak mengingatkan keterlambatan musda akan mencederai Juklak yang telah mengatur jadwal musda termasuk, tidak berlakunya lagi SK Plt yang ditugaskan untuk mengawal musda. 

“Kita tidak ingin mencederai aturan yang harus kita taati, dan kami juga ingin mempersiapkan agenda politik ke depan termasuk menghadapi verifikasi parpol yang akan rolalilan tahun depan,” Katanya

Selain itu dia meminta agar kiranya DPD I bisa segera menjawab kegelisahan yang ada di kader-kader partai di kabupaten Kota, yang selama ini menunggu pelaksanaan musda digelar 

Dia juga menyinggung jika beberapa daerah saat ini telah telah melakukan proses penjaringan bakal calon ketua, termasuk tahapan-tahapan yang dilakukan DPD I. 

Sebelumnya DPD II Lutra mengeluhkan lambatnya pelaksanaan musda digelar, sehingga meminta DPD I untuk melakukan evaluasi terhadap Plt Ketua DPD II Golkar Lutra 

“Musda Belum jelas kapan digelar, kami sudah gelisah, kami sudah mau bergerak tapi keterlambatan ini menghambat kami bekerja untuk Golkar,” Kata Ketua BSN partai Golkar Lutra Haeruddin Kasim 

Selain itu dia juga berharap agar Plt yang ditunjuk oleh DPD I bukan kader yang mencederai PDKT termasuk mereka yang sudah meninggalkan Golkar baru kembali masuk, karena jelas bagaimanapun mereka harus memiliki KTA PG yang baru. 

Penulis : Upi

 Komentar