Lagi, 11 Terduga Teroris Ditangkap di Makassar, Total 55 Orang

Awal Febri
Awal Febri

Jumat, 30 April 2021 22:31

Penangkapan jaringan teroris JI oleh Densus 88, (ilustrasi)
Penangkapan jaringan teroris JI oleh Densus 88, (ilustrasi)

TROTOAR.id—11 tersangka teroris terkait aksi bom bunuh diri di Katedral Makassar, Sulawesi Selatan, ditangkap oleh Densus 88 pada Kamis (29/4/2021) kemarin.

11 orang itu adalah bagian dari jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) yang terlibat kelompok kajian ‘Villa Mutiara’.

“Densus 88 berhasil mengamankan kembali 11 tersangka teroris kelompok JAD Makassar. Ini merupakan jaringan yang sama, yaitu kelompok Villa Mutiara, kelompok JAD yang berafiliasi dengan ISIS,” ujar Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes (Pol) Ahmad Ramadhan dalam konferensi pers di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (30/4/2021).

Sehingga total tersangka teroris yang ditangkap polisi di Makassar pasca-bom bunuh diri di Gereja Katedral yaitu sebanyak 55 orang. Rinciannya, 48 laki-laki dan tujuh perempuan.

“Telah melakukan penahanan terhadap 55 teroris di Makassar,” terangnya. (Al/Ltf)

 Komentar

Berita Terbaru
Politik04 Mei 2026 23:03
PSI Selayar Tancap Gas Konsolidasi, Perkuat Struktur hingga Desa
SELAYAR, Trotoar.id — Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kabupaten Kepulauan Selayar, Andi Putriana, terus mengint...
Metro04 Mei 2026 18:50
TP PKK Makassar Perkuat Ketahanan Pangan Lewat Bimtek dan Peninjauan Kebun Aku Hatinya PKK
MAKASSAR, Trotoar.id — Tim Penggerak PKK Kota Makassar terus memperkuat ketahanan pangan keluarga melalui kegiatan bimbingan teknis (bimtek) serta p...
Daerah04 Mei 2026 18:18
Buka Karang Taruna Cup II, Aksi Bupati Sidrap Main Voli Semarakkan Suasana
SIDRAP, Trotoar.id — Pembukaan Turnamen Bola Voli Karang Taruna Cup II di Kelurahan Bangkai, Kecamatan Watang Pulu, Senin (4/5/2026), berlangsung me...
Metro04 Mei 2026 17:12
Pemerintah Pusat Apresiasi Kinerja Pemkot Makassar
JAKARTA, Trotoar.id — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, melakukan lawatan kerja ke Jakarta untuk memperkuat sinergi penanganan masalah sosial d...