TROTOAR.id, Makassar – Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman khawatir dengan lonjakan covid-19 pada sektor pariwisata. Pasalnya, libur panjang yang bertepatan dengan cuti bersama dalam rangka Hari Raya Idul Fitri 1442 H.
Sehingga ia menginstruksi kepada seluruh jajarannya, Bupati/Wali Kota se-Sulsel untuk mengantisipasi terjadinya cluster baru dari lokasi wisata.
ASS mendorong pembatasan aktivitas di objek wisata. Misalnya, di dalam destinasi wisata maksimal 50 persen dari kapasitas lokasi dengan memastikan protokol kesehatan.
Baca Juga :
“Rekayasa pengalihan arus lalu lintas dengan sistem buka tutup menuju destinasi dapat diberlakukan dengan berkoordinasi instansi terkait,” katanya, Kamis (13/5/2021).
Ia juga meminta agar Bupati dan Wali Kota melakukan koordinasi yang dianggap perlu dengan TNI/Polri, serta pengelola tempat/destinasi wisata untuk memastikan pelaksanaan hal-hal tersebut.
Termasuk, menempatkan pos pantau terpadu pencegahan penyebaran Covid-19 khusus destinasi wisata dari unsur TNI/Polri, kesehatan, perhubungan, Satpol PP, dan Pemerintah Kelurahan/ Desa.
“Bupati dan Wali Kota juga harus menunjuk petugas pengawas patroli keliling anti kerumunan di dalam tempat-tempat wisata,” tegasnya. (Adhy/Trotoar).




Komentar