TROTOAR.ID, MAKASSAR – Ketua Komisi DPRD Makassar yang membidangi pendidikan menegaskan bahwa pihaknya tak akan merekomendasikan pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka atau PTM.
“Bila zona orange menuju merah maka kami tidak akan merekomendasikan pelaksanaan PTM karena prinsipnya kami lebih menjaga keselamatan dan kesehatan rakyat kota Makassar,” tutur Politis Partai Golkar Wahab Tahir kepada trotoar.id, Kamis 1 Juli 202.
Untuk pelaksanaan PTM tersebut, kata dia, Kota Makassar sedang menunggu perkembangan dari Coronavirus Disease 2019 (COVID-19).
Baca Juga :
“Kami berharap Kota Makassar dari zona orange menjadi hijau sehingga PTM dapat dilaksanakan,” ujarnya.
Sejauh ini DPRD sudah monitor terkait dengan Organisasi Perangkat Daerah terkait. Pihaknya juga sudah mendapat laporan dari Dinas Pendidikan terkait persiapan pelaksanaan PTM.
“Soal kesiapan dan persiapan pelaksanaan PTM bahkan kita sudah menyiapkan petunjuk teknis untuk pelaksanaan PTM di Kota Makassar,” jelasnya.
Tetapi kesimpulannya semua tergantung pada perkembangan COVID-19 di Kota Makassar, “Kami berdoa dan berharap, Makassar dari zona orange menuju hijau,” pungkasnya.
Sementara itu, Ketua Ikatan Dokter Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) yang juga Kepala Dinas Kesehatan Provinsi itu menyebut bahwa tidak masalah jika dilakukan PTM
“Tidak masalah jika sekolah bertatap muka akan dilaksanakan, tetapi ada hal yang harus diperhatikan, khususnya proses yang seharusnya disiapkan, termasuk mempersiapkan satgas di setiap sekolah,” kata dr Ichsan Mustari, Rabu (30/6).
Saat ini berdasarkan data Dinas Kesehatan, sebanyak 123.844 tenaga didik telah menjalani vaksinasi dari 158 ribu lebih tenaga didik yang terdiri dari Tenaga didik PAUD, SMP, SMA/SMK dan dosen di Sulsel.
Dia juga meminta bagi tenaga pendidik yang melaksanakan vaksin untuk segera melakukan vaksin sebelum nantinya proses belajar tatap muka diberlakukan Pemerintah
Olehnya itu dia mengajak masyarakat untuk mengikuti himbauan pemerintah dalam menekan angka penularan virus covid-19, agar harapan orang tua siswa untuk anaknya kembali bisa belajar di kelas dapat dilakukan. (Alam)




Komentar