Viral Video Gus Najih Sebut Vaksin Itu Bohong-bohongan, Ferdinand: Kalau Saya Kapolri, Bawa Orang Ini ke Hukum

Nuralamsyah
Nuralamsyah

Selasa, 13 Juli 2021 17:45

Rekaman video yang diterima lewat twitter (tangkapan layar).[trotoar/Alam).
Rekaman video yang diterima lewat twitter (tangkapan layar).[trotoar/Alam).

TROTOAR.ID, JAKARTA – Seseorang dengan nama KH Muhammad Najih Maimoen atau Gus Najih menyebut vaksin itu bohong-bohongan yang tak lain adalah tipu daya China agar bisa menguasai Indonesia kedepannya.

Apa yang diungkapkannya itu cukup bernada provokatif, apalagi di tengah gencar-gencarnya pemerintah menyelenggarakan vaksinasi covid-19.

“Jelas itu vaksinnya boong-boongan tuh. Yah, Mungkin bukan vaksin itu tapi kitanya yang disuruh korban. Tadi udah ada video Indonesia mendukung pembantaian massal ini berarti Indonesia dijajah China, memang China kepengen menguasai Indonesia menggantikan orang pribumi diganti dengan mereka, mau dibantai kita, tapi tidak lewat perang tapi lewat vaksin,” kata dia dalam sebuah video singkat yang tersebar di Twitter yang diunggah oleh akun Habieb Slow @WagimanDeep212_ dengan judul “Abu Jahal Kearifan Lokal”.

Kemudian KH Muhammad Najih itu membaca sebuah tulis, “Ini ada tulisan lagi ini; Saya tidak bisa membayangkan bila masyarakat Indonesia banyak yang telah divaksin, setelah tahun depan atau dua sampai tiga tahun lagi bakal ada peristiwa kematian massal di Indonesia,” kata dia seperti dikutip trotoar.id di video tersebut. Selasa (13/7/2021).

Postingan itu juga direspons oleh Pegiat Media Sosial Ferdinand Hutahaean di Twitternya dengan menulis caption, “Atas nama hukum, saya tak perduli orang ini predikatnya apa dan anak siapa. Kalau saya Kapolri, saya akan perintahkan penyidik untuk membawa orang ini ke hadapan hukum untuk mempertanggung jawabkan omongannya. Jika tak bisa dibuktikan, mk pidana penjara hrs dijalani,” pungkasnya. (Al/Ltf)


 Komentar

Berita Terbaru
Daerah28 Juli 2021 23:25
Sah! DPRD Lutra Tetapkan Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2020 Menjadi Perda
Trotoar.id, Luwu Utara — DPRD Kabupaten Luwu Utara resmi menetapkan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Kabupaten Luwu Utara tentang Pertanggungja...
Metro28 Juli 2021 23:18
Unifa 32 Terbaik PTS di Indonesia Versi Webometrics
Trotoar.id, Makassar - Universitas Fajar (Unifa) Makassar berhasil masuk dalam pemeringkatan Webometrics Rank 2021. Webometrics merupakan organisasi p...