Denny Siregar Sebut Gabungan HTI–FPI Menyamar Jadi Ojol Memainkan Genderang Turunkan Jokowi di Tengah PPKM

Awal Febri
Awal Febri

Jumat, 23 Juli 2021 16:08

Denny Siregar, si pegiat media sosial Indonesia. (Ist/int).
Denny Siregar, si pegiat media sosial Indonesia. (Ist/int).

TROTOAR.ID, JAKARTA – Denny Siregar kembali menulis sebuah sebuah wacana yang cukup menggelitik publik melalui akun sosial medianya.

Denny mengingatkan agar lebih berhati-hati, “mereka mulai mainkan demo lagi,” tulisnya di kanal Facebooknya, Kamis 22 Juli 2021.

Ia juga mengaku bahwa isu ini sudah pernah ia dengar sebelumnya. “Saya sudah mendengar desas desus untuk menurunkan Jokowi disaat pandemi ini, sudah lama..”

“Sejak awal pandemi dan mereka memaksa lockdown, saya sudah memprediksi bahwa seruan lockdown itu hanya jebakan saja. Lockdown akan membuat ekonomi kita terjerat dan yang kena dampak langsungnya adalah rakyat kecil. Dan rakyat kecil yang lapar ini akan digerakkan untuk melakukan demo besar yang ujungnya adalah keributan,” tulisnya.

Menurutnya, pemaksaan lockdown itu bukan karena mereka peduli kesehatan, tetapi hanya strategi untuk bisa memainkan langkah politiknya. 

“Mereka tau, kalau masalah banyak yang mati kena Covid, rakyat tidak akan bisa diajak bergerak. Tapi kalau sudah urusan perut, hmm.. Sulut saja apinya. Kebakar semua,” tulisnya.

“Catat aja, partai mana yang di awal-awal sibuk dengan teriakan lockdown. Itulah ularnya,” tambahnya.

“Dan disaat PPKM darurat ini, mereka mulai lagi memainkan genderangnya. Ramai ajakan untuk turun ke jalan menolak PPKM darurat. Mereka nanti akan menyamar jadi mahasiswa, driver ojol, jadi pedagang kaki lima, jadi rakyat kecil yang lapar dan butuh makan. Tapi mereka itu sebenarnya adalah gabungan dari HTI, FPI, oposisi dan pengangguran yang suka keributan karena dibayar seperti kelompok Anarko.”

“Perhatikan pola mereka. Demonya akan berlangsung di Jakarta. Tapi pesertanya biasanya bukan orang Jakarta, tapi orang yang dimobilisasi dari kantung-kantung radikalis di daerah Jabar.”

“Jadi hati-hati para pedagang kecil, jangan mau dimanfaatkan nama kalian oleh mereka. PPKM akan dilonggarkan tanggal 26 Juli nanti, dan sudah bisa gerak mencari uang lagi meski belum sesempurna waktu belum ada pandemi.”

Ini meminta agar kabar ini disebar, “Sebarkan berita ini kepada orang terdekat, di wa grup keluarga,  supaya jangan mau diprovokasi untuk turun ke jalan menolak perpanjangan PPKM darurat. Percayalah, dibalik demo penolakan itu, mereka sudah menyiapkan agenda licik yang sebenarnya, yaitu ‘Turunkan Jokowi..’,”

 Komentar

Berita Terbaru
Nasional02 September 2026 02:06
Pangdam XIV/Hasanuddin Tenangkan Istri Prajurit, Rumahnya Dilalap Si Jago Merah di Asrama TNI Mattoangin
MAKASSAR, Trotoar.id — Tak ada yang lebih menyakitkan daripada melihat tempat pulang yang dibangun dengan susah payah, tiba-tiba berubah menjadi bar...
Metro01 September 2026 19:45
Raih 44 Emas, Sulsel Juara Umum Kejurnas Karate-Do Gojukai Piala Jaksa Agung 2026
MAKASSAR, Trotoar.id — Kontingen Pengurus Daerah (Pengda) Karate-Do Gojukai Indonesia Sulawesi Selatan tampil sebagai juara umum Kejuaraan Nasional ...
Olahraga01 September 2026 18:41
Piala Gubernur Sulsel 2026 Bergulir, Enrekang-Bone-Jeneponto Buka Turnamen dengan Kemenangan Telak
MAKASSAR, Trotoar.id— Piala Gubernur Sulawesi Selatan 2026 resmi bergulir serentak di empat zona regional. Pada laga pembuka, Enrekang, Bone, dan Je...
Metro01 September 2026 17:36
Gerak Bersama PKK, Sulsel Perkuat Koperasi untuk Dorong Kemandirian Ekonomi Keluarga
MAKASSAR, Trotoar.id— Tim Penggerak PKK Provinsi Sulawesi Selatan bersama Dinas Koperasi dan UKM Sulsel memperkuat kapasitas pengurus Koperasi PKK s...