Trotoar.id, Makassar — Coorporate Sekretaris (CS) Bank Sulselbar Rahmat mengakui jika pihak Bank Sulselbar menyalurkan dana bantuan pembangunan masjid melalui rekening Panitia pembangunan masjid di bank Sulselbar sebesar Rp 400 Juta
Pemberian dana CSR tersebut diberikan setelah direksi proposal pembangunan masjid yang nilainya Rp 1 Miliar disetujui.
“Pemberian dana CSR atas persetujuan direksi bank Sulselbar, dan nilainya Rp 400 juta, dan itu dilakukan pada akhir 2020, kalau tidak salah ingat,” Kata Rahmat
Baca Juga :
Rahmat juga mengatakan jika dana dan nilainya Rp 400 juta, dan itu dilakukan pada akhir 2020.
Bukan itu saja rahman menyebutkan, pihaknya juga membantah jika dana CSR yang diserahkan ke rekening panitia masjid, dan tidak tau jika dana tersebut diperuntukkan yang lain.
Sebelumnya disampaikan dalam sidang KPU KPK menyebutkan jika Nurdin Abdullah juga menerima aliran dana dari dana CSR yang diserahkan ke rekening pembangunan masjid di pucak Maros.
Bukan cuma dari rekening pembangunan masjid, Nurdin Abdullah juga di sebut menerima aliran dana yang disimpan melalui rekening sulsel peduli, dana tersebut kemudian dipindahkan oleh kepala cabang Bank Mandiri Makassar panakkukang atas nama Muhammad Ardi.
Dalam kasus tersebut Nurdin Abdullah di duga menerima suap dan gratifikasi dari beberapa pihak dengan nilai sebesar Rp 12 Miliar, dan mantan Bupati Bantaeng tersebut juga dijerat pasal berlapis dengan ancaman maksimal 20 tajun penjara. (Al)




Komentar