Demokrat Sulsel Laporkan Wamendes Kasus Pencemaran Nama Baik

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Sabtu, 31 Juli 2021 15:59

Ketua DPD Partai Demokrat Sulawesi Selatan Ni'matullah Erbe melaporkan Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Budi Arie Setiadi, tentang pencemaran nama baik Partai Demokrat 
Ketua DPD Partai Demokrat Sulawesi Selatan Ni'matullah Erbe melaporkan Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Budi Arie Setiadi, tentang pencemaran nama baik Partai Demokrat 

Trotoar.id, Makassar — Ketua DPD Partai Demokrat Sulawesi Selatan Ni’matullah Erbe melaporkan Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Budi Arie Setiadi, tentang pencemaran nama baik Partai Demokrat 

Tidak itu saja, Ni’matullah juga ikut melaporkan  dan fitnah dan penyebaran berita bohong yang dialamatkan ke partai Demokrat, melalui akun Media sosial milik Wamendes. 

“Hari ini kami telah melaporkan Wamendes Budi Arie ke Polda Sulsel, terkait berita bohong, dan Fitnah yang menimbulkan menimbulkan kebencian pada Partai Demokrat dan mahasiswa, serta mencemarkan nama baik pelapor,” Kata Ni’matullah Erbe 

Baca Juga  AHY Diberi Waktu 30 Hari untuk Susun Kepengurusan DPP 2025-2030

Laporan DPD Partai Demokrat Sulsel ke Polda Sulsel disertai dengan bukti Capture, halaman Facebook atas nama Budi Arie Setiadi yang memuat karikatur fitnah tersebut. 

Postingan yang diunggah pada tanggal 24 Juli 2021 pukul 11.53 WIB tersebut membuat kesan seolah-olah Partai Demokrat menjadi dalang demo mahasiswa yang tidak terjadi. 

“Sebagai Pejabat Publik, Wamendes Budi Arie Setiadi seharusnya dapat mengklarifikasi kepada kader Partai Demokrat secara langsung sebelum melakukan memuat konten fitnah dan mencemarkan nama baik ini.” Tambahnya 

Baca Juga  Di Toraja, IAS Didorong Maju Pilgub 2024

Wakil Ketua DPRD Sulsel ini juga menilai jika  Wamendes Budi Arie Setiadi telah melakukan pelanggaran terhadap UU no 1/1946 tentang Peraturan Hukum Pidana pasal 14 dan 15 dengan ancaman hukuman penjara 10 tahun; UU NO 19/2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik pasal 27, 28 dan pasal 45 dengan ancaman hukuman penjara 4 tahun dan atau denda Rp 750 juta. 

Baca Juga  Ngamuk Gegara Macet, Emak-emak Berdaster Bubarkan Aksi HMI di Jalan Sultan Alauddin Makassar

Hingga saat ini Budi Arie Setiadi belum menghapus dan menyampaikan permintaan maafnya kepada kader Demokrat bahkan postingan tersebut sampai saat masih tayang di laman facebook Budi Arie. 

“Saat ini pandemi Covid-19 menyebar luas di pedesaan dan merenggut banyak nyawa, angka putus sekolah siswa di desa-desa meningkat akibat tidak mampu mengikuti pembelajaran jarak jauh serta ekonomi pedesaan ambruk sejak pandemi dimulai Maret 2020 lalu.” Jelasnya dalam Rilis yang dterima 

 Komentar

Berita Terbaru
Nasional04 November 2026 04:06
Geger Penyadapan Presiden Prabowo, Tiga Perwira Tinggi Polri Jadi Tersangka
JAKARTA, Trotoar.id — Kasus dugaan penyadapan ilegal yang menyeret sejumlah petinggi kepolisian mengguncang internal Mabes Polri. Tiga perwira tingg...
Politik03 November 2026 22:04
Hastang Mattanete Pimpin Golkar Pinrang, IAS Bidik Penambahan Kursi pada Pemilu 2029
PINRANG, Trotoar.id — Regenerasi kepemimpinan Partai Golkar Kabupaten Pinrang resmi memasuki babak baru. Hastang Mattanete ditetapkan sebagai Ketua ...
Politik03 November 2026 15:12
Musda Golkar Enrekang Ditunda, Calon Ketua Belum Kantongi Diskresi
MAKASSAR, Trotoar.id — Pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) XI Partai Golkar Kabupaten Enrekang yang dijadwalkan berlangsung Selasa (3/11/2026) res...
News02 November 2026 23:15
Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif Berduka, Kehilangan Sahabat Lama Arifuddin Daeng Situju
SIDRAP, Trotoar.id — Kepergian wartawan senior Arifuddin Daeng Situju pada Senin (2/11/2026) malam menyisakan duka mendalam bagi Bupati Sidenreng Ra...