Oknum di Balik Kasus Korupsi RS Batua, ACC Duga Ada Aliran Dana ke Banggar DPRD Makassar

Awal Febri
Awal Febri

Rabu, 04 Agustus 2021 21:28

RS Batua yang mangkrak di Jalan Abdullah Dg Sirua, Kota Makassar yang ditinjau oleh Dirreskrimsus Polda Sulsel pada Senin (18/1).
RS Batua yang mangkrak di Jalan Abdullah Dg Sirua, Kota Makassar yang ditinjau oleh Dirreskrimsus Polda Sulsel pada Senin (18/1).

TROTOAR.ID, MAKASSAR – Kasus dugaan tindak pidana korupsi pada pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) tipe C Batua berbuntut panjang.

Pasalnya, dalam kasus ini tampaknya tidak hanya akan menyeret pihak kontraktor, dan oknum-oknum yang ada di dinas terkait, tetapi ada dugaan kemungkinan kasus RS Batua akan menyeret badan anggaran (Banggar) DPRD Kota Makassar jika dalam proses penyelidikannya ditemukan indikasi mengarah ke sana.

Seperti yang diutarakan oleh Wakil Ketua Badan Pekerja Anti Corruption Committee (ACC) Sulawesi, Anggareksa bahwa pihaknya melihat memang dugaan tersebut ada di dalamnya. 

“Kami melihat dugaan itu ada (dugaan aliran dana mengarah ke Banggar), karena korupsi RS Batua ini sejak awal telah menjadi bancakan,” tuturnya kepada jurnalis trotoar.id, Rabu (4/8).

Menurutnya, ada hal penting yang perlu dilakukan oleh penyidik kasus ini yakni melibatkan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan atau PPATK untuk mendalami secara masif dan terukur aliran anggaran RS Batua. Termasuk yang diduga mengalir ke Badan Anggaran DPRD Makassar saat itu.

“Untuk itu penting penyidik untuk melibatkan PPATK guna menelusuri aliran dana korupsi RS Batua tersebut, termasuk dugaan aliran dana ke Banggar,” jelasnya.

Sebelumnya, Direktur Kriminal Khusus Polda Sulsel Kombes Pol Widoni Fredy, mengatakan jika hal itu masih dalam pendalaman, dan jika dalam pemeriksaan saksi dan tersangka nantinya ada yang mengarah ke sana, jelas akan ditindaklanjuti. 

“Kita pendalaman dulu, kalau arahnya ada kesana kita kesana,” Kata Kombes Pol Widoni Fredy.

Widony mengatakan tindak pidana Korupsi pembangunan RS Batua diduga telah terjadi persekongkolan sejak awal, olehnya itu penyidik akan lebih mendalami proses penganggarannya hingga tender proyek pembangunan RS Batua. 

Para tersangka yang telah diumumkan senin kemarin, nantinya akan menjalani pemeriksaan di direktorat tindak pidana khusus Polda Sulsel.

“Kita dalami semua informasi, termasuk mendalami peran dari banggar, sebab anggaran pembangunan RS tersebut dibahas dalam banggar,” jelasnya.

Hingga pihak kepolisian berjanji akan mengusut tuntas kasus yang menyeret belasan nama sebagai tersangka.

Diketahui, proses penganggaran RS Batua dilakukan oleh Badan Anggaran DPRD pada tahun anggaran 2018 yang dianggarkan melalui APBD Pokok dan APBD Perubahan tahun 2018. (Alam/Lutfi).

 Komentar

Berita Terbaru
Nasional29 Juli 2026 20:06
Gebrak Panggung Dunia, Putra Asal Majene Raih Gelar Grand Champion ALOHA di Panama
PANAMA, Trotoar.id – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan putra bangsa di kancah internasional. Herson Rasyha Wilajaya (14), siswa SMP IT Al Bir...
Metro29 Juli 2026 19:59
Wali Kota Munafri Sambut Rakernas BAMAGNAS V, Tegaskan Makassar Kota Toleran dan Terbuka
MAKASSAR, Trotoar.id – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan komitmen Pemerintah Kota Makassar untuk terus menjaga kerukunan umat beraga...
Parlemen29 Juli 2026 19:56
SiAKSES Ubah Layanan Keuangan DPRD Makassar, Notifikasi Hak Anggota Dewan Kini Masuk ke WhatsApp dalam Hitungan Detik
MAKASSAR, Trotoar.id – Sekretariat DPRD Kota Makassar menghadirkan inovasi digital dalam pengelolaan keuangan melalui Sistem Akuntabilitas dan Trans...
Pendidikan29 Juli 2026 16:46
PKG di SDI Bangkowa Jangkau 51 Siswa, Puskesmas Batumalonro Perkuat Skrining Kesehatan Anak dan Edukasi Imunisasi
GOWA, Trotoar.id– UPT Puskesmas Batumalonro terus mengoptimalkan pelaksanaan Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) bagi anak usia sekolah sebag...