Trotoar.id, Makassar — Kesiapan Nurdin Halid untuk kembali menjajal Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel Pada Tahun 2024 menjadi sebuah ancaman besar bagi Taufan Pawe untuk bisa mengendarai Golkar.
Pasalnya NH yang telah memiliki modal besar sebagai kandidat, apalagi pada Pilgub 2018, NH quang maku bersama dengan Aziz Qahhar Mudzakkar mampu meraih 1.1 Juta lebih suara
Ditambah lagi posisi strategis yang dijabat NH di DPP sebagai ketua badan saksi nasional menjadi modal utama mudahnya NH mendapat usungan Partai Golkar
Baca Juga :
Hingga NH langsung menunjuk mantan ketua Golkar Makassar Farouk M Betta yang juga menjabat sebagai wakil ketua DPD I untuk menjadi ketua tim bersama Wakil Sekretaris DPD I Irwan Muin untuk mengukur sejauh mana respon kader golkar dan masyarakat atas keinginan NH kembali bertarung di pilgub
“Kami akan mengukur dulu respon kader dan masyarakat, olehnya itu timnya dikomandoi Farouk M Betta dan Irwan Muin,” Kata Nurdin Halid
Niat NH untuk mengendarai Golkar maju di pilgub nantinya, jelas akan mengganggu konsentrasi Taufan Pawe yang juga menginginkan tiket partai Golkar untuk maju di Pilgub.
Namun TP tidak memiliki modal besar bertarung di Pilgub, pasalnya pada pilkada 2018 kemarin TP cuma mampu meraih suara sebanyak 39.966 dari total suara 78.074 pada Pilkada Kota Parepare 2018 Lalu.
Belum lagi saat ini, kepengurusan partai Golkar di bawah kendalinya belum mampu menyolidkan seluruh kader Partai Golkar untuk berada di gerbong bersama Walikota Parepare tersebut
Pengamat politik Universitas Bosowa Arief Wicaksono mengatakan Keinginan NH maju pilgub seperti yang barusan ini santer, sedikit banyak pasti akan mengganggu konsentrasi TP.
“jelas Sedikit Banyaknya akan mengganggu konsentrasi TP yang saat ini juga menyiapkan diri merebut tiket partai golkar, ” Katanya
“Ini bukti Partai Golkar adalah dengan segudang kader petarung, bahkan langkah NH untuk maju jelas mengganggu konsentrasi TP untuk bisa mendapat dukungan dari partai Golkar,




Komentar