Trotoar.id, Makassar — Satu Persatu figur internal Golkar l yang akan meramaikan pilgub Sulsel mulai bermunculan, kemarin setelah NH, nama Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan, Indah Putri Indriani, Andi Fashar Padjalangi, ikut meramaikan bursa internal partai Golkar
Sehingga posisi TP sebagai Ketua Golkar untuk bisa mendapatkan tiket partai golkar di pilgub terhalang dengan kakinya sejumlah kader Internal yang dianggap memiliki potensi besar dan kapasitas yang lebih ketimbang ketua DPD I Golkar Sulsel
Itu tergambarkan dari hasil perolehan suara dan tingkat kepuasan masyarakat terhadap masing-masing kader Golkar yang kini menjabat sebagai kepala daerah.
Baca Juga :
Sebut saja Adnan Pada Pilkada 2020 Kemarin, pada Pilkada 2020 mampu meraih suara hingga 377.463 suara dari total suara sah sebanyak 413.788 suara
Indah Putri Indriani, berhasil meraih dukungan suara rakyat Luwu Utara sebesar 80.078 suara atau 45.13 persen dari total suara sah sebanyak 177.412 pada Pilkada 2020.
Kemudian Anda Fashar Pada Pilkada Kabupaten Bone berhasil meraih suara sebanyak 232.955 suara dari total suara 369.190 suara sah pada Pilkada 2018.
Nurdin Halid di Pilgub 2018 lalu juga berhasil meraih suara sebanyak 1.1 Juta suara dari total suara 4 juta lebih
Sementara Taufan Pawe yang maju pada Pilkada 2018 kemarin cuma mampu meraih suara 39.966 dari total suara 78.074 pada Pilkada Kota Parepare 2018 Lalu.
Direktur Direktur Nurani Strategic Consulting, Nurmal Idrus menganggap keinginan NH dan kader Golkar lainnya untuk maju pilgub Sulsel 2024, akan menggeser kekuatan politik yang dimiliki TP saat ini
“Jelas figur internal Golkar ini akan menggeser kekuatan politik yang dimiliki TP, khusus di internal GolKar,” Katanya
Sebab dari figur internal Golkar, potensi NH, Indah, Adnan dan Fashar cukup berpengaruh, bukan saja di internal Golkar akan tetapi di lingkungan masyarakat
“Yang pasti keinginan NH dan kader Golkar lainnya until maju di pilgub akan menggeser kekuatan politik yang dimiliki TP saat ini, mengingat di Partai Golkar loyalitas kader tidak utuh berpihak pada TP, tetapi loyalitas kader terpecah berdasarkan kelompok, ” Kata Nurmal Idrus
Demikian pula di level tingkat DPP Golkar, pengaruh NH, dan kader lainnya tak bisa dianggap kecil Peran mereka cukup signifikan seperti Adnan yang merupakan satu satunya kepala daerah di Sulsel yang diundang oleh DPP Golkar ikut melaunching Golkar Institute beberapa waktu lalu.




Komentar