Trotoar.id, Makassar — Wakil ketua umum DPP Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia Tandjung memberi antensi besar terhadap DPD I Golkar Sulsel
Hingga DPP meminta kepada Golkar Sulsel agar mengembalikan seluruh proses pengelolaan organisasi Partai Golkar harus sesuai dengan AD/ART dan Peraturan Organisasi (PO)
“DPP meminta kepada Ketua DPD I Golkar Sulsel untuk mengembalikan seluruh proses pengelolaan organisasi harus sesuai dengan AD/ART dan Peraturan Organisasi, ” Kata Ahmad Doli Kurnia Tandjung
Hal itu diungkapkan Ketua Komisi II DPR RI setelah DPP memanggil dan memberi teguran kepada Ketua DPD I Golkar Sulsel Taufan Pawe.
Menurutnya dinamika yang terjadi di Partai Golkar Sulsel khususnya kegaduhan yang timbul di musda di Kabupaten/Kota serta kebijakan yang diambil di luar dari koridor PO dan AD/ART Partai Golkar
“Tingginya dinamika yang menimbulkan kegaduhan yang mengakibatkan kader tidak solid, ditambah lagi adanya tahapan fit and Proper test terhadap calon ketua Golkar Kabupaten/Kota tidak diatur dalam PO Partai Golkar,” Jelas Ahmad Doli
Menurutnya pemanggilan diberikan kepada Taufan Pawe atas instruksi Ketua Umum Airlangga Hartarto yang memandatkan kepada Muhidin Korwil Pemenangan Pemilu Wilayah Sulsel, Kahar Muzakkir Korbid Kepartaian dan Ahmad Doli Sebagai Wakil Ketua Bidang Pemenangan Pemilu.
Selain memerintahkan DPD I Mengembalikan proses pengelolaan organisasi harus sesuai dengan AD/ART dan Peraturan Organisasi, DPP Juga meminta kepada Ketua Golkar Sulsel untuk merangkul semua potensi kader, tanpa menciptakan faksi-faksi dan sentimen kelompok, guna tetap menjaga soliditas Partai Golkar Sulawesi Selatan.
Tidak itu saja, DPP Juga meminta agar DPD PG Sulsel untuk segera menyelesaikan sisa 8 daerah yang belum. W melaksanakan musda dalam waktu yang 14 Hari ke depan sebagaimana arahan Ketua Umum




Komentar