Pastikan Pembelajaran Tatap Muka Patuhi Protkes, Basmin Pantau Sekolah

ANTI CIBOL
ANTI CIBOL

Rabu, 01 September 2021 16:20

Bupati Luwu Basmin Mattayang Meninjau Kesiapan Pelaksanaan Sekolah Tatap Muka
Bupati Luwu Basmin Mattayang Meninjau Kesiapan Pelaksanaan Sekolah Tatap Muka

Trotoar.id, Makassar — Pembelajaran Tatap Muka (PTM) Terbatas di masa pandemi Covid-19 diterapkan Pemerintah Kabupaten Luwu pada sejumlah sekolah yang dijadikan sampel oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Luwu.

Guna memastikan PTM Terbatas berlangsung dengan menerapkan protokol kesehatan, Bupati Luwu Dr. H. Basmin Mattayang memantau 7 sekolah yang menjadi sampel, Rabu (01/09/2021).

Adapun sekolah yang dikunjungi Bupati Luwu yakni SDN 22 Belopa, SMPN 1 Belopa, SMPN 2 Belopa, SMPN 1 Bua Ponrang, SDN 60 Ponrang, SMPN 1 Bua dan SDN 65 Bua.

Bupati Luwu mengapresiasi kesigapan pihak sekolah dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan yang menjalin koordinasi dengan Satgas Covid-19 sehingga protokol kesehatan dapat terpenuhi pada setiap sekolah yang menjadi sampel.

“Dari 8 sekolah yang kita kunjungi, Alhamdulillah semua memenuhi protokol sekolah bahkan ada yang berlebih dengan membuat tempat pencucian tangan secara permanen,” ungkap Basmin usai memantau sekolah.

Harapannya kepada orang tua siswa agar tidak takut karena ini merupakan kelonggaran Pemerintah Pusat, yang penting anak-anak dibekali dengan sistem protokol kesehatan yang baik, dan tentu kita berharap agar pembelajaran tatap muka ini tidak berhenti lagi.

“Tanggapan orang tua atas terbukanya PTM ini sangat positif sekali, namun masih ada beberapa orang siswa yang masih takut jika anaknya mengikuti PTM,” imbuh Basmin

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Drs. Hasbullah Bin Mush yang turut mendapingi dalam pemantauan tersebut menyebutkan sebanyak 25 Sekolah Dasar dan 25 Sekolah Menengah Pertama yang menjadi sampel untuk PTM Terbatas pada fase pertama ini.

“Saat ini sudah ada 70 SDN yang telah memenuhi syarat untuk melaksanakan PTM Terbatas, namun untuk fase pertama masih 25 sekolah yang menjadi sampel,” terang Hasbullah.

Untuk diketahui, siswa yang mengikuti PTM terbagi dalam 2 sesi sehingga hanya 50% siswa setiap kelasnya. Sesi pertama dimulai pukul 07.30 – 09.30 dan sesi kedua pada pukul 10.30 – 12.30. Jeda 30 menit antar sesi agar tidak terjadi kerumunan saat pertukaran sesi.

Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kab. Luwu, dr. Rosnawary Basir mengungkapkan siswa yang mengikuti PTM harus dipastikan dalam kondisi sehat dan menerapkan protokol kesehatan dengan memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak.

Penulis : Ary

 Komentar

Berita Terbaru
News28 Mei 2026 22:40
Ketua IKA FH Unhas Appi Resmikan Sekretariat Baru, Kurban dan Silaturahmi Perkuat Kebersamaan
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Ketua Ikatan Alumni Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin (IKA FH Unhas), Munafri Arifuddin, meresmikan sekretariat baru orga...
Metro28 Mei 2026 22:38
MHM 2026 Siap Digelar, Pemkot Makassar Pastikan Rute Mulus dan Steril Sambut 12.400 Peserta
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Pemerintah Kota Makassar memastikan kesiapan pelaksanaan ajang tahunan Makassar Half Marathon (MHM) 2026 yang akan digelar pa...
Metro28 Mei 2026 22:35
Momentum Idul Adha, Pemkot Makassar Tebar Kepedulian Lewat Penyembelihan 9 Sapi Kurban
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Semangat kebersamaan dan kepedulian sosial mewarnai perayaan Idul adha 1447 Hijriah di lingkungan Pemerintah Kota Makassar. M...
Metro28 Mei 2026 21:33
Terkait Seleksi Paskibraka, Pemprov Sulsel Hormati Keputusan Panitia Pusat
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menegaskan bahwa penetapan peserta yang lolos seleksi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (P...