Mata Anak Perempuan Usia 6 Tahun Ini Dicungkil oleh Orang Tuanya Sendiri untuk Ilmu Hitam dan Pesugihan

Awal Febri
Awal Febri

Sabtu, 04 September 2021 21:36

Seorang gadis yang tengah mendekap di sebuah tembok kosong terlihat seperti tertekan dan merasa takut, Jumat (22/1) || Dok: TROTOAR.
Seorang gadis yang tengah mendekap di sebuah tembok kosong terlihat seperti tertekan dan merasa takut, Jumat (22/1) || Dok: TROTOAR.

GOWA – Apa jadinya jika orang tua membuat anaknya harus kehilangan mata demi sesuatu hal yang tidak jelas. Sungguh tega.

Seperti kasus yang terjadi di Malino, Kecamatan Tinggimoncong, Kabupaten Gowa, Provinsi Sulawesi Selatan. 

Seorang anak perempuan berinisial AP yang berusia 6 tahun dicukil matanya oleh orang tuanya sendiri, pada Rabu (1/9).

Bahkan yang terlibat dalam aksi kekejaman ini diduga ada kerabat terdekat sang anak.

Perbuatan itu diduga karena menjadi syarat untuk memuluskan tahapan dari proses ajaran ilmu hitam.

“Karena dia (pelaku) lihat di matanya (anak/korban) ada sesuatu, (para pelaku) berusaha mengambil,” kata keluarga korban, Agus. Sabtu (4/9).

Agus menyebut bahwa korban dianiaya oleh empat orang, ada yang pegang rambut si anak, ada juga pegang kakinya.

“(Anak) kayak orang dianiaya, karena bapaknya pegang rambutnya, sama omnya, kemudian kakeknya yang pegang kakinya,” kata Agus.

Sehingga sang anak pun harus dilarikan ke Rumah Sakit (RS) Syekh Yusuf, Gowa.

Di samping itu, Paman korban bernama Bayu menduga korban telah menjadi korban pesugihan oleh ibu, bapak, serta kakek dan neneknya.

Karenanya, kata dia, ibu korban mengaku mendengar bisikan gaib, ditambah dengan kerapnya dilakukan ritual aneh pada malam tertentu di rumah korban.

“Di rumah itu memang mereka sering gelar ritual aneh seperti pesugihan dan mereka kerap berhalusinasi,” beber Bayu.

Anak pertama meninggal dunia

Padahal kakak kandung dari korban AP yang juga berinisial DD ternyata baru-baru meninggal dunia. 

Usai pulang dari pemakaman DD, orang tuanya mahal mencukil mata si AP. 

Berdasarkan informasi, DD diduga meninggal dunia akibat dari perbuatan orang tuanya juga.

Diduga DD juga menjadi korban akibat ilmu hitam yang didalami orang tuanya.

“Untuk sementara, dari informasi yang saya dengar, kakaknya ini meninggal ini karena dicekoki garam 2 liter, sampai pembuluh darahnya pecah,” kata Bayu (34) paman korban.

Sementara, Kasat Reskrim Polres Gowa, AKP Boby Rachman mengaku saat pihaknya menerima laporan langsung memberi respons

Pihaknya langsung ke lokasi dan mengamankan lima orang terdiri dari kedua orangtua, paman serta kakek dan nenek korban. 

Dua di antara pelaku, kini dirujuk ke Rumah Sakit Dadi Makassar untuk menjalani pemeriksaan mental.

“Kami masih menunggu hasil pemeriksaan kejiwaan rumah sakit,” kaya AKP Boby, kemarin.

Menurut AKP Boby, berdasarkan hasil interogasi dari para tersangka, motifnya ini adalah halusinasi. 

Pengakuan tersangka, kata AKP Boby, kerap mendapat bisikan gaib yang mengharuskan melakukan kekerasan kepada korban. (Alam)

 Komentar

Berita Terbaru
Metro31 Mei 2026 21:02
DWP Sulsel Salurkan Hewan Kurban, Sasar Kelompok Rentan di Makassar
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Sulawesi Selatan kembali menunjukkan kepedulian sosial dengan melaksanakan penyembelih...
Metro31 Mei 2026 20:45
Pemprov Sulsel Raih Terbaik I Creative Financing Regional Sulawesi, Terima Insentif Rp3 Miliar
KENDARI, TROTOAR.ID — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan meraih penghargaan Terbaik I sebagai Provinsi Creative Financing Regional Sulawesi Tahun ...
Metro31 Mei 2026 20:41
Progres Infrastruktur Melesat, Gubernur Sulsel: Jalan Panciro–Batas Makassar Capai 83,35 Persen
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, mengungkapkan progres pembangunan infrastruktur jalan dalam Paket 2 Progra...
Nasional31 Mei 2026 20:32
Business Champion Australia Perkuat Kemitraan Ekonomi dalam Kunjungan ke Jakarta
JAKARTA, TROTOAR.ID — Business Champion Australia untuk Indonesia, Profesor Jennifer Westacott AC, menyelesaikan kunjungan kedelapannya ke Jakarta d...