Kesaksian Sopir Pribadi Anggu dan Edy Rahmat Tentang Uang Rp 1 M

Awal Febri
Awal Febri

Kamis, 09 September 2021 17:16

Sidang Agung Sucipto. Kamis (24/6).
Sidang Agung Sucipto. Kamis (24/6).

MAKASSAR – Sopir pribadi Agung Sucipto dan Sopir pribadi Edy Rahmat diperiksa sebagai saksi dalam kasus suap dan gratifikasi yang menyeret Gubernur Sulsel nonaktif Prof HM Nurdin Abdullah (NA).

Dua sopir pribadi yang menjadi saksi yang dimintai keterangannya terkait skenario Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK.

Sopir pribadi Edy Rahmat mengatakan kalau detik-detik jelqng operasi tangkap tangan KPK, ia dan Edy sedang makan malam di Cafe Pancious di Jl Hertasning. 

Namun setelah makan malam, Irfandi diperintahkan oleh Edy Rahmat untuk menunggu di mobil, sementara Edy Rahmayadi masih di dalam cafe.

Tak lama setelah itu, sosok bernama Agung Sucipto  datang dan masuk kedalam cafe untuk bertemu Edy Rahmat. 

Setelah itu, Edy Rahmat ternyata tidak masuk ke dalam mobilnya, tetapi ikut masuk ke mobil Agung Sucipto.

“Pak Edy telpon saya untuk ikuti mobil BMW karena Pak Edy ada dalam mobil itu,” kata sang sopir kepada hakim pengadilan Negeri Makassar, Kamis (9/9).

Sang supir pun mengikuti perintah dengan mengikuti mobil Agung Sucipto.

“Kemudian saya ikuti sampai mobil berhenti di Taman Macan,” ungkapnya,” terangnya.

Di sekitar Taman Macan itu, sang supir mengaku kalau ada sebuah koper yang dimasukkan ke dalam bagasi mobil Edy.

Yang ternyata koper berwarna biru itu isinya adalah uang senilai Rp1 miliar.

“Ada yang bawa koper ke bagasi mobil,” kata Supir Edy.

Sang supir pun membukakan bagasi mobil. “Saya bukakan pintu bagasi belakang dan Pak Edy kembali masuk ke mobil dan duduk disamping saya,” katanya.

Tak berhenti di situ, Edy Rahmat meminta sopirnya agar menuju ke sekitar pelabuhan.

Di sekitar pelabuhan, Edy Rahmat kembali turun dari mobil dan masuk kedalam mobil HRV yang misterius menuju ke wilayah Lego-Lego.

“Setelah berputar-putar dan ke Lego-lego, Pak Edy keluar dari mobil HRV dan masuk lagi ke mobil pribadi. Setelah itu kami langsung pulang,” lanjutnya.

Sementara itu Supir Agung Sucipto juga mengaku kalau uang Rp1 M yang dipindahkan dari mobil Agung Sucipto ke mobil Edy Rahmat juga diketahuinya.

Dirinya mengaku diperintahkan oleh Agung Sucipto untuk memindahkan sejumlah uang dalam koper ke mobil pribadi Edy Rahmat.

“Ada dua kantong plastik warna hitam dan ada koper. Saya rasa itu uang tapi saya tidak berani hitung,” kata dia.

Saat sidang usai, Edy Rahmat dimintai pembelaan. Namun ia tidak ingin berkomentar, Edy mengaku semua kesaksian para sopir adalah benar. (Alam)

 Komentar

Berita Terbaru
Daerah10 Agustus 2026 17:19
Waspada Karhutla, BPBD Luwu Utara Ingatkan Pembakar Lahan Bisa Dipidana dan Didenda Besar
LUWU UTARA, Trotoar.id — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Luwu Utara meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan d...
Metro10 Agustus 2026 16:17
Harga Telur Anjlok Peternak Rakyat Sulawesi Layangkan 7 Tuntutan
MAKASSAR, Trotoar.id — Di tengah tekanan biaya produksi dan harga telur yang dinilai belum memberikan ruang usaha yang layak, Peternak Rakyat Sulawe...
Metro10 Agustus 2026 16:12
Harga Telur Anjlok 4 Bulan, Komisi B DPRD Sulsel Janji Panggil Semua Pihak
MAKASSAR, Trotoar.id — Anjloknya harga telur ayam yang telah berlangsung selama empat bulan mendapat perhatian serius dari DPRD Sulawesi Selatan.  ...
Uncategorized10 Agustus 2026 15:07
Bukan Bakar Ban, Peternak Ayam Petelur Bagikan Ayam dan Telur di Depan DPRD Sulsel
MAKASSAR, Trotoar.id — Unjuk rasa peternak ayam petelur di depan kantor sementara DPRD Sulawesi Selatan, Jalan Andi Pangerang Pettarani, Kota Makass...